Berita
Kegiatan kunjungan ke Gereja Kristen Ortodox Yunani Mojokerto adalah bagian dari praktik dalam mata kuliah Dialog Antar Agama semester 5 Prodi Studi Agama-agama yang diikuti oleh mahasiswa dari kelas B1 dan B2 sejumlah 74 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 17 Oktober 2022 di Gereja Kristen Ortodox Mojokerto.

Kunjungan dimulai dengan pembahasan oleh pengurus Gereja dan Romo Timotius tentang gereja barat yang diistilahkan untuk Gereja Katolik/ Protestan. Dunia kekristenan memang dimulai dari daerah timur bukan barat dan eksis di tanah Yerussalem (Timur Tengah) sampai akhirnya berkembang di Syiria dan terus mengalami perkembangan di bagian selatan sehingga muncul-lah gereja Ortodoks.

Tentang kepaulusan, pada abad ke-1 sampai ke-3 terdapat 5 paulus yang tersebar di berbagai penjuru, di antaranya adalah di bagian barat yakni Roma, bagian timur adalah Yerussalem, Syiria, Alexandria (Mesir), dan Yunani (Konstatinopel yang saat ini menjadi yurudiksikani). Dan pada tahun ke 300-an terdapat golongan Oriental/prokalidonal. Paus adalah sabda nya tanpa salah (ketika proses sidang). 

Pada abad ke-11 yakni sekitar tahun 1054, gereja Roma memisahkan diri dari Timur dan sekarang disebut dengan gereja Barat. Keempat gereja tadi akhirnya berkembang menjadi delapan kepatriatan. Untuk saat ini setidaknya terdapat tujuh gereja mandiri yang ada di negara Kanada, Amerika, Yunani kecil, dan lainnya.

Tidak ada perbedaan mengenai Paus dan Patriak. Pada tahun 1054, Paus memisahkan diri dari gereja Timur dan penekanannya terfokuskan pada kepausan. Paus adalah penguasa kekristenan diseluruh Katolik dan dapat diibaratkan seperti ketua kelas. Paus memiliki kedudukan nomor satu di Roma.
Selanjutnya adalah gereja Ortodoks Koptik. Koptik sendiri berasal dari bahasa Yunani.

Karena gereja di Alexandria menggunakan bahasa Yunani Mesir Kuno yang di kristenkan. Menggunakan bahasa Koptik dan Arab. Bahasa Arab turut digunakan karena ekspansi dari saudara umat muslim. Sedangkan menggunakan bahasa Yunani karena budaya nya menggunakan budaya Bizantium.
Tentang jamuan suci, yakni prosfora, adalah jamuan roti yang sudah didoakan sebelum dipotong untuk para jamaah. Sedangkan proskomedi adalah roti yang belum didoakan/masih disiapkan untuk didoakan.
Dalam dunia kekristenan, Bunda Maryam dikenal dengan beberapa nama/ julukan seperti Yerussalimitisah atau Putri Yerussalem, bisa juga disebut dengan Axioestin yang artinya sungguh layak dan benar.

Bunda maryam dalam kekristenan tidaklah disembah, akan tetapi sangan dihormati dan memiliki dua julukan selain julukan yang tertera tadi, yaitu managia (yang terhormat diantara semua wanita dan orang suci), yang kedua adalah teotoxos (pemberi lahir yang Ilahi). Untuk orang yang buta huruf, terdapat gambar ikon yang disebut dengan teologia yang bergambar. Sedangkan di wilayah Timur memakai kaligrafi arab yakni tulisan yang berteologis. Ikon sendiri disebut sebagai jendela surga.

Dalam kekristenan juga terdapat tradisi lisan atau getok ular. Bisa juga berbentuk kidungan (kidungan paling tua adalah kidungan fos hilaron) untuk memepringai hari turunnya Roh Kudus.
Sebelum Yesus lahir ke dunia, Bunda Maryam dan para umat Kristian tetap menyembah Tuhan Yang Maha Esa yakni Allah, Yesus sendiri adalah Firman dari Allah-Nya itu.

Mengenai pakaian Romo, terdapat jubah suci di antaranya ada sabuk, kain di pergelangan tangan, jubah dalam atau esoraso, juba luar atau epipretaxilium (sebuah sampur cagak yang ditempelkan di leher).
Dalam pembatisan, terdapat pada Roman 6 ayat 1-10 berisi:
“Orang yang slurup artinya mati bersama Kristus, ketika keluar dari air artinya bangkit bersama Kristus.”
Teknis/ tata caranya jika didalam Protestan dengan 7x percikan air, sedangkan dalam Katolik ada 2, ada yang dipercikkan ada juga yang dislurupkan.
Untuk anak-anak, jika didalam Protestan bisa dibilang ada persyaratan umurnya. Sedangkan dalam Ortodoks, anak yang baru lahir pun harus di baptis dengan tujuan agar jiwanya selamat, untuk menghindari kematian sebelum dibaptis.

Peribadatan mereka yakni dengan sembahyang smapai 20x atau 7x saja (orang tertntu). Sedangkan umat biasa 3x saja sudah cukup. Ada juga ibadah puasa layaknya orang muslim di antaranya,

Puasa Rabu Kudus 40 hari dengan tidak makan daging.
Puasa hari Rabu untuk memperingati penghianatan Hidas.
Puasa hari Jumat untuk mematikan hawa nafsu (peringatan saat Yesus ditusuk).
Puasa 4 hari sebelum Natal
Mengapa dilarang memakan daging? Karena pada zaman hawa dahulu kala tidak ada penyembelihan apa-apa, hanya mengkonsumsi buah-buahan.

Ibadah tempat Ortodoks terdapat 3 macam bangunan gereja yakni,
Bangunan Wizantinul (kubah)
Bangunan Dimetrios (ada sayap di bagian bangunannya)
Kerajaan Pasifika (seperti di Roma).