Berita

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) meluluskan 152 mahasiswa pada Yudisium Ke-103 yang dilaksanakan pada Senin (22/5). Pada kesempatan itu, peserta yudisium dari prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab  (PBA), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anaka Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Matematika (PMT), Pendidikan IPA, dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di Yudisium oleh Dekan, Prof. Dr. H. Muhammad Thohir, M.Ag.

Pada sambutannya, Dekan FTK yang kerap disapa Prof. Thohir itu memberikan wejangan-wejangan kepada peserta yudisium. Wejangan tersebut merupakan nasehat yang diberikan orang tua kepada anaknya yang telah dididik selama menempuh pendidikan strata 1 sebagai bekal mengaplikasikan ilmunya nanti di masyarakat. “Kesuksesan sebenarnya ada pada pola pikir kita” ujar Prof. Thohir. Kalimat itu selain bernilai wejangan tetapi juga memberikan semangat kepada seluruh peserta yudisium untuk tidak membatasi definisi kesuksesan dengan standar orang lain, tetapi standar kesuksesan sebenarnya ditentukan oleh kita sendiri, ditentukan oleh pola pikir kita masing-masing. Jadi, buatlah pola pikir sukses pada diri kita. Selain itu, beliau juga memberikan pesan terhadap seluruh peserta yudisium untuk terus mengamalkan ilmu yang di dapat selama menempuh pendidikan agar bermanfaat untuk masyarakat, bangsa, dan Agama.

Pada Yudisium tersebut juga diberikan penghargaan kepada para peserta dengan predikat lulusan terbaik pada setiap prodi. Salah satu peserta yudisium berpredikat lulusan terbaik dari Prodi PAI, Salman Al-Farizi memberikan pesan dan kesannya selama menempuh pendidikan di FTK. Pada kesempatan itu, Salman mengucapkan terimakasih kepada seluruh sivitas akademik FTK yang telah berkontribusi dalam kesuksesannya meraih gelar sarjana. Dia juga berpesan untuk teman-teman seperjuangannya untuk berani mencoba hal-hal baru. “Jangan pernah takut untuk bermimpi jangan pernah takut untuk berprestasi karena kegagalan merupakan bagian dari keberhasilan. Jangan takut jatuh karena orang yang tidak pernah jatuh adalah orang yg tidak pernah memanjat, jangan takut gagal karena orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah mencoba”, ujarnya.

Selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan studinya dan meraih gelar sarjana. Semoga ilmunya bermanfaat untuk masyarakat luas. (ftk)