Berita

Dalam rangka penguatan pendidikan politik bagi calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (FISIP UINSA) ikut mendoronga lahirnya pemimpin masa depan dengan melakukan kolaborasi bersamaInstitusi Partai Politik. Diantaranya ialah bekerjasama denganPartai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jawa Timur. 

Rabu, (25/01) Abdul Chalik, Dekan FISIP UINSA didampingi Wakil Dekan III, Moh. Syaeful Bahar, mengunjungi Kantor DPW PKB Provinsi Jawa Timur, guna berdiskusi membahas sejumlah kerjasama berkaitan dengan pendidikan politik dan pengelolaan institusi partai politik yang modern. Hadir dalam pertemuan tersebut,  Ketua Fraksi PKB  Jawa Timur, Fauzan Fuadi, dan  Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur,Ubaidillah, yang sekaligus sebagai ketua Garda Bangsa PKB Jawa Timur.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk bekerjasama dalam bentuk pelatihan bagi kader partai politik dan magang serta riset, bagi mahasiswa Ilmu Politik FISIP UINSA. Faunzan Fuadi mengatakan, bahwa pelatihan dan pendidikan kepemimpinan bagi para kader partai adalah suatu keniscayaan sehingga pihaknya berharap kerjasama seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan “ Kami senang dengankehadiran FISIP UINSA, dan kami siap melakukan kerjasama” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FISIP, Abdul Chalik mengatakan, bahwa perkembangan politik senantiasa dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan terutama di dalam bidang ilmu politik. Perguruan tinggi sampai sejauh ini menjadi salah satu yang berperan menyumbang gagasan di dalam dinamika politik baik secara teori maupun praktis. “ institusi partai politik hari ini tidak bisa dikelola dengan pendekatan lama, tetapi harus dikelola dengan pendekatan politik yang baru dan ilmiah, karena dengan hal itu partai politik bisa berkembang dan lebih maju” jelasnya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut, juga membicarakan beberapa isu-isu politik terkini, serta menyampaikan beberapa kesamaan visi antara FISIP UINSA dengan PKB. Menurut Moh. Syaiful Bahar, PKB merupakan partai Islam yang hingga saat ini, memiliki pemilih atau konstituen yang umumnya berlatar belakang muslim santri. “harus diakui pemilih PKB umumnya merupakan muslim santri” jelasnya.

Menanggapi hal tersbut, Ubaidillah, mengatakan bahwa secara emosional PKB dan FISIP UINSA memiliki kesamaan, terutama kesamaan karena rata-rata UINSA dari kalangan muslim santri, sehingga kami senang bisa berkolaborasi dan bekerjasama bersama dengan FISIP UINSA. “kami senang berkolaborasi apalagi kerjasama dalam bentuk penguatan pendidikan politik” tuturnya.