Berita

UINSA Newsroom, Kamis (27/02/2025); Sebanyak 20 grand finalis Calon Duta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya unjuk kebolehan di hadapan juri pada Kamis, 27 Februari 2025. Momen Grand Final Duta FEBI yang digelar di Gedung Auditorium Kampus A. Yani UINSA Surabaya ini, dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UINSA, Prof. Dr. Abdul Muhid, M.Si.

Dekan FEBI, Dr. Sirajul Arifin, S.Ag., S.S., M.E.I., dalam sambutan menyampaikan, bahwa menjadi duta bukan sekedar agar mampu tapil sebagai frontliner. Tapi juga diharapkan mampu menjalankan peran promoting kampus kepada eksternal. “Jadi posisi duta ini adalah bagaimana mengkomunikasikan antara kampus dengan dunia luar. Bukan hanya di internal,” ujar Dr. Sirajul.

Selain itu, seorang duta menurut Dekan FEBI juga memiliki kesempatan yang terbuka luas untuk dapat meningkatkan kapasitas diri baik dari segi akademik, riset, dan pengabdian. “Karena tiga hal itu menjadi salah satu tugas dari Duta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,” terang Dr. Sirajul.

Ke depan, Dekan FEBI berharap, adanya penguatan dalam proses rekrutmen duta FEBI UINSA Surabaya. Selain itu, keberadaan Duta FEBI juga diharapkan mampu memberi daya ungkit tambahan dalam program internasionalisasi yang digaungkan Rektor UINSA Surabaya. “Program internasionalisasi menjadi bagian penting dari tugas Duta,” tegas Dr. Sirajul.

Warek Bidang KK dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme civitas akademika dan keluarga besar FEBI UINSA. Kegiatan pemilihan duta fakultas, menurut Prof. Muhid, menjadi langkah penting untuk mencari bibit-bibit unggul yang nantinya mampu menebar peran di level regional, nasional, maupun internasional.

“Saya sangat dengan tema acara grand final ini, yaitu ‘Ciptakan Prestasi, Bersama Menginspirasi.’ Luar biasa, maknanya dalam banget,” ujar Prof. Muhid.

Senada dengan Dekan FEBI, keberadaan duta, menurut Warek KK, sangat strategis sebagai public relation kampus ke dunia luar. “Bagi semua finalis, ini akan menjadi curriculum vitae. Referensi yang penting ketika memasuki dunia kerja, dunia nyata setelah lulus dari kampus,” imbuh Prof. Muhid.

Tidak hanya bagi pribadi peserta, lanjut Warek KK, kebermanfaatan duta juga dapat menginspirasi orang lain, rekan-rekannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berprestasi. “Sekali lagi applause untuk seluruh civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Lanjutkan, kembangkan lebih bagus lagi sesuai tagline: Ciptakan Prestasi, Bersama Menginspirasi,” tukas Prof. Muhid. (Nur/Humas)

Redaktur: Nur Hayati
Foto: Mualam