Berita

Nur Laila Salma, seorang mahasiswa yang baru-baru ini menyelesaikan magang di kantor DPRD Tuban berbagi pengalamannya menjalani magang di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Sebagaimana yang diibaratkan oleh Salma sendiri, pengalaman magangnya ini seperti “menyelam sambil minum air,” karena memberikan kesempatan unik baginya untuk menyelami dinamika politik lokal di Kabupaten Tuban sembari menelusuri irisannya dengan Hubungan Internasional (HI), bidang studi yang ia kaji di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (FISIP UINSA).

Memilih DPRD Tuban sebagai tempat magang merupakan keputusan yang sengaja diambil Salma setelah mempertimbangkan beberapa hal. Pertama, Salma merasa penasaran dengan cara kerja DPRD. Mengingat pengetahuannya yang terbatas tentang dinamika politik lokal, magang di DPRD Tuban selama lima minggu ini tentu menjadi kesempatan yang tepat untuk mengamati secara langsung dan mempelajari dinamika politik lokal, khususnya di kantor lembaga legislatif daerah. Kedua, didorong oleh pernyataan teman-temannya mengenai ketiadaan wacana HI di kantor daerah seperti Tuban, Salma berusaha membuktikan sebaliknya. Dalam kesempatan magang ini, salma tak hanya bertekad untuk menggali nilai-nilai HI yang ada di kantor lembaga legislatif daerah, tapi ia juga ingin menanamkan nilai-nilai HI di tempat magangnya. Terakhir, Salma memandang kegiatan magangnya sebagai bentuk pengabdian ke kampung halamannya, dan meyakini bahwa hal tersebut merupakan wujud komitmen dan kepeduliannya sebagai anak muda di Tuban.

Ditugaskan di bagian hubungan masyarakat dan hubungan antar lembaga di Sekretariat DPRD Tuban, Salma mendapati dirinya berada di tengah-tengah kesibukan pemilu dan tahun baru. Meskipun agenda di bagiannya relatif tidak terlalu padat pada periode ini, Salma justru melihatnya sebagai kesempatan untuk menambah pengetahuan dan wawasannya melalui interaksi dengan para staf. Ia memanfaatkan waktu luangnya untuk mendiskusikan potensi Tuban dan menerapkan prinsip-prinsip HI dalam konteks lokal.

Walau hanya berbekal artikel berita tentang kegiatan legislatif Tuban saat memulai perjalanan magangnya ini, upaya Salma untuk menganalisis dan memahami kerangka hukum dan peran DPRD Tuban dalam konteks HI di daerah berjalan dengan baik. Di samping itu, interaksi Salma dengan rekan-rekan magang dari universitas lain, terutama dari jurusan Kesejahteraan Sosial dan Administrasi Bisnis, memperkaya perspektifnya dan menumbuhkan pengalaman belajar kolaboratif.

Memasuki minggu kelima dan terakhir magangnya, Salma mendedikasikan banyak waktu untuk memenuhi persyaratan magang, termasuk menyelesaikan catatan kehadiran dan evaluasi supervisor. Selain itu, ia juga melakukan wawancara dengan personil DPRD untuk mendapatkan wawasan tentang peran DPRD dalam menyetujui rencana kerja sama internasional dan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten terkait perjanjian internasional.

Dalam merefleksikan perjalanan magangnya, Salma menekankan pentingnya menjembatani pengetahuan akademis dengan pengalaman praktis. Melalui pengalaman kerjanya di kantor DPRD Tuban dan diskusi-diskusi mendalam yang ia jalin di sana, Salma menggarisbawahi pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah pemerintahan lokal dan hubungan internasional. (WD)