Berita

SUKSES GELAR ACARA ISRP 2023 BATCH 2 FDK UINSA TUAI PUJIAN

UINSA Newsroom, Selasa (20/06/20223); Acara International Student Resident Program (ISRP) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya telah sukses dilaksanakan pada tanggal 15-16 Juni 2023. Mengusung tema “Santri dan Local Wisdom,” ISRP kali ini berhasil menarik minat mahasiswa dari berbagai mancanegara.

Dari total 70 pendaftar, sebanyak 32 mahasiswa internasional hadir di UINSA, mewakili negara-negara seperti Sudan, Somalia, Timor Leste, Afghanistan, China, Mesir, Yaman, Palestina, Myanmar, Uganda, India, dan masih banyak lagi. Kehadiran mereka memberikan nuansa internasional yang kaya dalam acara ini.

Pada hari pertama acara, ISRP dibuka dengan baik oleh MC (Zahratul Qalbi & Adhimas Zidan) yang enerjik. Selanjutnya, Dekan FDK, Dr. Moch Choirul Arif, S.Ag., M.Fil.I., memberikan sambutan yang menginspirasi para peserta untuk menjalani pengalaman ISRP dengan sepenuh hati.

“Selamat datang para peserta International Student Resident Program FDK UINSA 2023. Selamat mengikuti acara ini selama 2 hari. Semoga kita semua semakin paham tentang “Santri dan Local Wisdom”, sesuai tema yang diangkat dalam acara ISRP Batch 2 ini,” ujar Dr. Choirul Arif.

Acara ini semakin meriah dengan penampilan yang menakjubkan dari Tim Qosfada dan Pencak Silat Pagar Nusa UINSA, menggambarkan keagungan budaya dan keindahan seni musik religi dan beladiri tradisional.

Para peserta ISRP memberikan testimoni positif tentang kegiatan ini, khususnya dalam hal pengalaman baru mereka terkait dengan “Santri dan Local Wisdom.” Tema ini menjadi pusat perhatian selama ISRP, dan peserta sangat antusias untuk belajar tentang budaya dan kearifan lokal yang dimiliki santri dan masyarakat sekitar.

Nihlatul Falasifah, M.T., selaku Ketua Panitia Pelaksana ISRP 2023 menjelaskan, bahwa ISRP tahun 2023 mengangkat tema “Santri and Local Wisdom” untuk mengenalkan budaya-budaya santri dan kearifan lokal yang ada di Indonesia khususnya di Surabaya yang dikemas dalam kegiatan bernuansa Islami yang moderat.

“Kami berharap dengan adanya ISRP, para peserta dari berbagai negara dapat mendapatkan pengalaman baru serta dapat bertukar ide dan pengalaman antara peserta dengan mahasiswa kami di FDK salah satunya melalui program cross culture understanding yang merupakan salah satu program dalam ISRP. ISRP juga menjadi wadah untuk mengenalkan FDK UINSA di kancah internasional. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan kebermanfaat dan keberkahan untuk FDK UINSA,” terangnya.

Hari pertama ISRP diisi dengan kunjungan ke salah satu PonPes terkemuka yakni Pondok Pesantren Al-Amanah di Jl. Raya Junwangi No.43, Kwangen, Junwangi, Kec. Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Di Pondok Pesantren ini, peserta berkesempatan belajar dan mengeksplorasi lebih dalam tentang kehidupan santri dan lingkungan pesantren.

Hari ke dua, Jumat 16 Juni 2023 acara dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Moh. Ansori, S.Ag., M.Fil.I. Wakil Dekan mengungkapkan betapa pentingnya memahami dan menghargai kearifan lokal, terutama dalam konteks dunia pendidikan yang semakin global. “Melalui tema ‘Santri dan Local Wisdom,’ kami ingin menggali dan memperkenalkan kearifan dan budaya tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kita,” ujarnya.

Setelah pembukaan, peserta ISRP 2023 diajak untuk memperhatikan materi dari Kampung Dolanan Surabaya tentang mainan tradisional. Peserta diajak untuk bermain dan belajar tentang berbagai jenis mainan yang telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya Surabaya. Aktivitas ini memberikan wawasan yang menyenangkan sekaligus mendalam tentang warisan budaya kota ini.

Tak hanya itu, peserta juga terlibat dalam serangkaian game outdoor kelompok yang menarik. Lomba makan kerupuk, estafet bakiak, dan balap kelereng menjadi tantangan seru yang dihadapi peserta. Dalam semangat kebersamaan, peserta berusaha mengatasi setiap rintangan dan bersaing dengan sportivitas tinggi.

Setelah Permainan selesai para peserta menuju ruangan fakultas untuk melaksanakan kegiatan ‘Cross Culture Understanding. Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar ide dan pikiran antara mahasiswa asing dengan mahasiswa FDK UINSA yang diwakili beberapa mahasiswa Himaprodi dan panitia ISRP. Acara ini berjalan dengan seru dan menarik yang di pandu Atthaittha Allsyia Dabitha selaku tim acara.

Setelah para peserta melakukan CCU, para peserta melaksnakan solat Jum’at bersama dan dilanjut para peserta ISRP 2023 berkumpul untuk menikmati makan bersama. Saat bersantap, mereka saling berinteraksi, berbagi cerita, dan menjalin persahabatan baru. Suasana penuh kehangatan tercipta di antara peserta dari berbagai negara yang saling menghormati dan menghargai keberagaman budaya.

Setelah itu peserta ISRP 2023 melanjutkan dengan latihan menyanyi. Mereka belajar dan mempersiapkan diri untuk tampil dengan lagu khas Surabaya, “Surabaya”. Latihan tersebut dipandu para panitia dan tim UKM Angklung Kolintang FDK UINSA. Dalam kesematan ini, para peserta dapat mengasah bakat vokal mereka dan menghasilkan penampilan yang memukau.

Setelah penampilan yang luar biasa, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian Awardee. Para peserta ISRP 2023 yang telah memberikan kontribusi luar biasa dan menonjol dalam kegiatan program ini diberikan penghargaan atas dedikasi dan kerja keras mereka. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari panitia dan staf akademik terhadap prestasi yang telah dicapai oleh peserta.

Acara International Student Resident Program (ISRP 2023) juga akan menyediakan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk memberikan sambutan, pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka dalam mempelajari santri di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman dan perspektif para peserta mengenai Kehidupan para santri.

Dalam kesempatan ini peserta bernama (Sonko Yusuf) dalam sambutannya menyampaikan International Student Resident Program di UIN Sunan Ampel Surabaya adalah pengalaman yang sangat berharga baginya. Ia mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan mahasiswa dari berbagai negara dan belajar tentang budaya, tradisi, dan perspektif mereka.

Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan pemahamannya tentang keberagaman dunia. Tetapi juga membantu memperluas pandangan saya tentang Santri dan Keaifan lokal. “Saya juga sangat menghargai upaya panitia dan dosen dalam menyusun kegiatan yang menarik dan informatif. Program ini telah memperkaya pengalaman akademik dan sosial saya, dan saya sangat berterima kasih telah menjadi bagian darinya,” ujarnya.

Acara ISRP kali ini memberikan pengalaman berharga bagi para peserta dan khususnya bagi para mahasiswa FDK UINSA dalam memahami “Santri dan Local Wisdom”. Mereka telah saling berinteraksi dengan santri, dengan mahasiswa FDK dan mahasiswa mancanegara dan mendapatkan wawasan tentang kehidupan di pondok pesantren. Acara ini juga memperkaya pengetahuan mereka tentang budaya lokal. Semua kegiatan ini mendukung tujuan ISRP dalam mendorong pemahaman lintas budaya dan toleransi di antara mahasiswa internasional dan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA.

Dengan semangat yang tinggi, ISRP Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Ampel Surabaya terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa FDK UINSA dan mahasiswa internasional. Melalui penggalian “Santri dan Local Wisdom”, ISRP memberikan kesempatan untuk menjelajahi warisan budaya lokal dan mendorong persahabatan antarbangsa.

Oleh: Dimas Surya Purnomo S.

Panitia Acara International Student Resident Program