Berita

Arfiansyah Putra Pradana Hadi, mahasiswa program studi Hubungan Internasional tahun ketiga dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (FISIP UINSA), tengah aktif dalam magangnya di Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Pamekasan. Salah satu kegiatan terbaru yang diikuti oleh Arfiansyah adalah partisipasinya dalam acara Bazar Raya Pamekasan.

P4MI Pamekasan telah mengambil inisiatif untuk menyebarkan informasi tentang pentingnya pencegahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural dan perdagangan orang, serta peluang kerja di luar negeri secara legal. Dengan bantuan mahasiswa magang seperti Arfiansyah, mereka berusaha mencapai lebih banyak orang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di Madura.

Dalam bazar tersebut, Arfiansyah dan tim P4MI mendirikan sebuah booth untuk memberikan informasi kepada pengunjung. Mereka menyediakan mikrofon untuk memastikan informasi disampaikan dengan jelas kepada pengunjung, serta memberikan konsultasi langsung kepada mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang kerja di luar negeri. Sementara itu, Arfiansyah juga berkeliling untuk menyapa pengunjung dan menawarkan brosur tentang manfaat P4MI dan kesempatan kerja di luar negeri.

Antusiasme masyarakat terhadap informasi yang disampaikan oleh P4MI sangat positif, terbukti dengan lebih dari 60 orang yang menyempatkan diri untuk mendengarkan penjelasan tentang peluang kerja di luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa upaya sosialisasi yang dilakukan oleh P4MI, dengan dukungan mahasiswa magang seperti Arfiansyah, memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap peluang kerja yang legal dan prosedural di luar negeri.

Dengan terus menggalang semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, P4MI Pamekasan dan mahasiswa magangnya berharap dapat terus menjadi jembatan bagi masyarakat Madura dalam meraih kesempatan yang lebih luas di dunia kerja internasional. Melalui langkah-langkah inovatif dan kolaborasi yang kuat, mereka berkomitmen untuk menjadi agen perubahan positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat setempat. Semangat dan harapan yang tulus seperti sinar mentari di bulan Ramadan, membimbing mereka dalam setiap langkah mereka untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi komunitas yang mereka layani. (WD)