Berita

UINSA Newsroom, Senin (30/10/2023); Tepat di Hari Santri, Awardee Generasi Baru Bank Indonesia (GENBI) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melakukan Gerakan Tanam Mangrove dan Bersih Sampah (GERTAMASA) di Ekowisata Mangrove Wonorejo (22/10). Acara tersebut merupakan agenda tahunan yang diinisiasi Devisi Lingkungan Hidup yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan dan mendorong generasi muda untuk peduli terhadap bumi.

GERTAMASA diikuti 35 peserta Awardee GENBI. Acara ini diharapkan mampu menunjukkan aksi nyata bagi generasi muda untuk terus peduli terhadap lingkungan. Acara ini dimulai dengan pembukaan di Pendopo Ekowisata Mangrove Wonorejo.

Ketua Pelaksana GERTAMASA, Syaifudin menjelaskan, tema yang diangkat adalah “Improving Environmental Care Attitudes in The Young Generation.” Dimana hal ini bermakna nilai-nilai positif yang harus tertanam pada generasi muda salah satunya pentinya menjaga lingkungan sekitar.

Syaifudin melihat, bahwa saat ini masih banyak generasi muda yang kurang peka terhadap lingkungan, membuang sampah sembarangan, boros dalam penggunaan air, berlebihan dalam penggunaan sampah plastik dan sebagainya. Hal tersebut berdampak negatif pada lingkungan, seperti menimbulkan banjir, tanah longsor.

“Oleh karena itu, kegiatan GERTAMASA di lakukan agar bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi muda saat ini diluar sana agar lebih tergerak hatinya untuk mulai peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Syaifudin.

Selain itu, Syaifudin juga menambahkan, bahwa GERTAMASA memberikan pelajaran banyak, khususnya dari sebatang pohon mangrove. Pohon mangrove mampu memberikan filosofi hidup yang baik dan patut ditiru untuk generasi muda.

Dari akar pohon mangrove yang mengakar kuat, kita bisa belajar bahwa sebagai generasi muda harus memiliki iman, tekat, dan prinsip yang mengakar kuat, untuk dijadikan sebuah pondasi hidup dalam menghadapi ombak yang besar kehidupan.

Akar mangrove yang kuat akan tumbuh batang, ranting dan daun yang menjulang tinggi, yang akan terus tumbuh dan berkembang sehingga dapat memberikan kesejukan dan manfaat bagi sekitarnya. Seperti daun mangrove yang rimbun dapat menghasilkan oksigen, tempat bersarangnya hewan-hewan, sumber makanan bagi ikan dan lain sebagainya.

Sambutan lainnya juga disampaikan Ketua Umum GENBI UINSA Surabaya, Dimas Suryo P.S. Ia mengingatkan untuk memiliki sikap malu. Bukan hanya malu terhadap sesama manusia, tetapi juga harus punya sikap malu terhadap lingkungan hidup dengan tidak sewenang-wenang membuat kerusakan.

“Dalam hadis Arbai’in Nawawi disebutkan idza lam tastahi fasna’ maa syi’ta, jelas disitu ditegaskan bahwasanya ketika kamu tidak memiliki malu berbuatlah sesukamu. Sehingga harus ada pembeda tingkah laku manusia dengan hewan atau makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Sikap malu sangat perlu untuk menjaga sikap kita agar tidak sewenang-wenang terhadap siapapun dan apapun,” ungkap Dimas.

GERTAMASA tahun ini diikuti dengan aktif dan antusias oleh setiap pesertanya. Bertepatan dengan Hari Santri, diharapkan generasi muda termasuk santri-santri mampu membawa kebermanfaatan bagi semua makhluk hidup dan menghindari perilaku merusak ataupun mengeksploitasi lingkungan hidup.

Reportase: Jihad A.
Redaktur: Nur Hayati