Berita

Rabu, 1 Maret 2023 yang bertempat di GreenSa Inn Juanda, Kabupaten Sidoarjo telah diselenggarakan review dan redesain kurikulum berbasis MBKM. Acara ini dimulai pukul 08.30 WIB dan dihadiri oleh segenap pimpinan FSH. Menariknya lagi, Wadek I FSH UNS datang sebagai narasumber dalam acara ini. Tim MBKM yang terdiri dari Kaprodi dan Sekprodi FSH menyimak dengan seksama penyampaian materi dari narasumber.

Para peserta terlihat begitu serius menyimak pemaparan materi dari narasumber
Para peserta terlihat begitu serius menyimak pemaparan materi dari narasumber

Acara yang pertama diawali dengan pembukaan. Seluruh peserta berdiri menyayikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UINSA. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan laporan ketua pelaksana oleh Dr. Muwahid, S.H., M.Hum. Setelah itu, disambung dengan sambutan oleh Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah selaku Dekan FSH. Tak lupa juga pembukaan dengan doa bersama yang langsung dipimpin oleh Dr. Muh. Sholihuddin, M.H.I. Memasuki acara inti, yaitu penyampaian materi pertama oleh Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.H. selaku Wadek I FH UNS. Kemudian dilanjutkan penyampaian materi kedua oleh Prof. Nurul Barizah, S.H., LL.M., Ph.D. Para peserta terlihat begitu antusias dalam mendengarkan pemaparan materi dari kedua narasumber.

Sesi foto bersama narasumber dan para peserta MBKM FSH UINSA
Sesi foto bersama narasumber dan para peserta MBKM FSH UINSA

Semangat Pembahasan MBKM FSH UINSA

Karena padatnya acara, hari itu adalah hari yang melelahkan bagi tim penyusun MBKM FSH UINSA. Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.H. selaku Wadek I FH UNS memberikan beberapa pemaparan terkait dengan pelaksanaan MBKM di FH UNS. “Dalam rangka menjamin otonomi pendidikan di Perguruan Tinggi, maka Universitas wajib memberikan hak kepada mahasiswa. Hak disini maksudnya adalah setiap kesukarelaan Universitas untuk mahasiswa melaksanakan MBKM.” Tutur beliau menegaskan.

“Di dalam Pasal 15 Permendikbud No. 3 Tahun 2020 Tentang Standart Nasional Pendidikan Tinggi juga telah ditentukan. Bahwasannya disini terdapat 8 jenis MBKM yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Diantarannya seperti, pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian atau riset. Ada juga proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen, dan membangun desa atau kuliah kerja nyata tematik (KKNT).” Sambung beliau menegaskan. Acara berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Harapannya setelah adanya review dan redesain progam MBKM ini FSH UINSA bisa melakukan persiapan dengan matang. Persiapan ini dilakukan dalam menyambut progam MBKM selanjutnya agar bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.