Berita

@adminuinsa

Thursday, 21 April 2022

UINSA SURABAYA HIBAHKAN 1.614 UNIT MEUBELAIR PADA 21 MADRASAH DI JAWA TIMUR

UINSA Newsroom, Kamis (21/04/2022); Sebanyak 21 Madrasah di Jawa Timur hadir secara khusus di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, pada Kamis, 21 April 2022. Delegasi Madrasah ini secara khusus menerima hibah meubelair dari UINSA Surabaya yang secara resmi disampaikan Rektor UINSA Surabaya, Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D., dalam ceremony secara simbolis di Ruang Meeting Lt. 9 Gedung Twin Towers A UINSA Surabaya.

Hadir dalam kesempatan ini hadir Perwakilan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) RI Jawa Timur, Dr. H. Santoso, S.Ag., M.Ed. Kabid Madrasah Kanwil Kemenag RI Jawa Timur ini sekaligus mewakili seluruh madrasah di Jawa Timur menyampaikan ucapan terima kasih atas hibah yang diberikan UINSA Surabaya.

Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UINSA Surabaya, Drs. Mukhlis , M.Pd., menjelaskan, hibah menjadi salah satu cara pemindahan/penghapusan Barang Milik Negara (BMN) yang diatur dalam Undang-Undang selain melalui mekanisme lelang. Kabiro AUPK juga menjelaskan, bahwa barang yang dihibahkan adalah meubelair yang tidak digunakan lagi dan tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UINSA Surabaya.

Adapun BMN yang dihibahkan adalah:

  1. Kursi kayu sebanyak 1538 unit
  2. Kursi besi sebanyak 29 unit
  3. Meja besi sebanyak 28 unit
  4. Meja Kayu sebanyak 14 unit
  5. Papan tulis sebanyak 4 unit
  6. Almari sebanyak 1 unit

BMN tersebut dihibahkan kepada 21 Madrasah Swasta di Jawa Timur yang tersebar di Kabupaten/Kota Blitar, Kediri, Surabaya, Lumajang, dan Probolinggo.

“Kami mohon nanti harapannya kepada Bapak Kakanwil dapat memberikan pembinaan-pembinaan sehingga barang-barang ini digunakan sebagaimana mestinya untuk kegiatan belajar mengajar di madrasah,” ujar Drs. Mukhlis, M.Pd.

Senada dengan Kabiro, Rektor UINSA Surabaya dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa terharu karena merasa apa yang dihibahkan tidaklah seberapa. Akan tetapi, Rektor berharap barang-barang yang dihibahkan dapat dimanfaatkan secara baik untuk proses belajar mengajar di lembaga masing-masing. “Kami berterima kasih atas kesediaan dari bapak ibu semuanya untuk menerima hibah dari kami. Ini baru pertama kali kami menerapkan prosedur/mekanisme penghapusan melalui hibah. Dan kami minta kepada pihak-pihak terkait agar secara prosedur benar-benar bisa dijamin kehalalannya,” ujar Prof. Masdar. Mengingat, bahwa pemindahan barang milik negara harus mengikuti prosedural sebagaimana ditetapkan pemerintah.

Melalui hibah ini, Rektor sepenuhnya berharap dapat memberikan manfaat bagi madrasah dan mendapat jariyah dari kebermanfaatan tersebut. Rektor secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada Pihak Kanwil Kemenag RI Jawa Timur atas fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat berjalan baik. “Mudah-mudahan ini akan menjadi tradisi yang baik. Menjadi amal yang baik yang nanti bisa dilestarikan,” harap Prof. Masdar.

“Mohon nanti supaya bisa diatur secara baik agar tidak terjadi inefisiensi dalam hal pemindahan barang-barang tersebut,” imbuh Prof. Masdar.

Sementara itu, Dr. H. Santoso, S.Ag., M.Ed., Kabid Madrasah Kanwil Kemenag RI Jawa Timur mengaku bersyukur atas terselenggaranya proses hibah tersebut. Dr. Santoso berharap, kegiatan hibah di UINSA ini bisa berdampak kepada Perguruan Tinggi Islam yang lain. Sehingga akan semakin banyak manfaat bagi madrasah.

Dr. Santoso menjelaskan, bahwa Jawa Timur memiliki 21.664 madrasah yang mayoritas swasta. Sejauh ini, lanjut Dr. Santoso, bantuan dari Kemenag RI Jawa Timur baru bisa menjangkau kurang dari 1 persen. “Sehingga dengan adanya hibah yang hari ini mungkin pertama kalinya, InsyaAllah akan membawa manfaat yang luar biasa kepada madrasah-madrasah kami,” ujar Dr. Santoso. (Nur-Chy/Humas)