Berita

UINSA Newsroom, Rabu (19/10/2022); UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menyelenggarakan kegiatan “The UINSA Inclusive Camp” bagi mahasiswa. Diikuti 80 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus SEMA, DEMA, dan perwakilan UKK dan UKM pada UINSA Surabaya. Selain mahasiswa, turut hadir dalam kegiatan ini para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan. Diselenggarakan selama dua hari, 18-19 Oktober 2022 kegiatan ini bertempat di Villa Blessing HillsFamily Ressort dan Hotel, Trawas, Mojokerto.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai proses pelatihan dan pembelajaran serta memperkenalkan nilai-nilai kepemimpinan di era global dikaitkan dengan integrasi nilai-nilai Keislaman. Rektor berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana diskusi bersama membahas masalah kepemimpinan dan visi-visi besar UINSA Surabaya kedepan.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK) Dr. H. Mamat Selamet Burhanudin, M.Ag., dalam sambutan selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan, bahwa kampus dituntut untuk terlibat dalam berbagai macam hal. Salah satunya isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. Mahasiswa sebagai salah satu komponen penting dalam masyarakat harus terlibat dalam memasyarakatkan dan memperkuat pola keberagaman yang dibutuhkan di masyarakat. “Mudah-mudahan para mahasiswa dapat menikmati, mencermati, dan memanfaatkan acara ini untuk mendapatkan pencerahan dan informasi yang terbaru dari para narasumber,” ujar Dr. Mamat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., menjelaskan, bahwa setiap kepemimpinan baru pasti memiliki visi bagaimana mengembangkan lembaga kedepan. Maka dari itu, Wakil Rektor berharap, agar visi yang dikembangkan kedepan dapat dibagi bersama. “Jika tidak ada berbagi visi kepemimpinan itu akan menyulitkan laju pergerakan kedepannya. UINSA memiliki tujuan untuk menjadi kampus World Class University. Dan itu tidak dapat berjalan sukses apabila tidak melibatkan mahasiswa didalamnya,” ujar Prof. Inung-panggilan akrabnya.

Kegiatan pun dilanjutkan dengan materi tentang Kepemimpinan Anak Muda melalui Media bersama Hasanudin Ali. Kemudian materi tentang Peta dan Gerakan Radikalisme Keagamaan di Indonesia yang menghadirkan Moh. Nuruzzaman, Staf Khusus Kementerian Agama RI. Rektor, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., juga turut mengisi materi tentang Kepemimpinan dan Gerakan Kemahasiswaan UINSA Surabaya. (All/Magang22)