Berita

SIDOARJO_Perkembangan dunia digital memicu perguruan tinggi untuk beradaptasi dengan digitalisasi informasi. Informasi digital kini telah menjadi keharusan yang harus dikampanyekan.

Hal ini tergambar dalam diskusi bertajuk “peran media dalam mengembangkan institusi perguruan tinggi” di Greensa Sidoarjo, Kamis (13/12/2022). Hadir dalam acara Wakil Rektor I bidang akademik dan kelembagaan, Ali Mudhafir, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama, Ahmad Zainul Hamdi, dan 60 pegawai pengelola media UINSA. 

Ali Mudhafir mengatakan, bahwa media publikasi sangat penting untuk menyalurkan informasi yang dimiliki perguruan tinggi kepada khalayak. Selain untuk kepentingan keterbukaan informasi publik, publikasi dalam bentuk informasi juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dan sosialisasi perguruan tinggi.

“penting diketahui, publikasi informasi perguruan tinggi itu ibarat anak gadis yang hendak dipinang, orang akan melihat wajahnya dulu begitu dilihat wajahnya baru dipinang, begitu juga dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

Ahmad Zainul Hamdi menambahkan, seharusnya semua civitas akademika menjadi humas bagi uinsa. Dengan begitu informasi tentang uinsa bisa diketahui masyarakat luas. Menurutnya pelatihan jurnalistik ini penting untuk membekali semua pegawai pengelola media tentang jurnalistik yang baik untuk dikonsumsi publik.

“Pelatihan ini sangat dibutuhkan agar penulisan informasi di website uinsa memenuhi kaidah jurnalistik yang benar dan baik”

Sementara itu, Firdaus, ketua panitia pelaksana mengatakan, sebagai kampus yang bercita-cita menjadi kampus internasional, uinsa harus menyediakan informasi yang bukah hanya informasi berbahasa Indonesia, tetapi juga berbahasa Inggris dan Arab.

“Bayangkan kampus uinsa menjadi kampus internasional tetapi bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, kan tidak matching,” tukasnya. (umam)