Berita

REKTOR DAN JAJARAN PIMPINAN UINSA JALANI TES IPMB TAHAP II

UINSA Newsroom, Selasa (28/02/2023); Kembali UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar Computer Assisted Test (CAT) Indeks Profesionalisme dan Moderasi Beragama (IPMB) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama RI Tahun 2023, pada Selasa, 28 Februari 2023. Total 142 orang mengikuti tes yang digelar dalam rangka memetakan potensi profesionalisme kerja, serta indeks moderasi ASN tersebut..

Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. Mamat Salamet Burhanudin, M.Ag., mengatakan, CAT IPMB Tahap II ini diikuti 113 ASN Internal UINSA Surabaya dan 29 orang ASN yang memilih likasi tes di UINSA Surabaya.

Dijelaskan Kabiro, bahwa Indeks Profesionalisme Moderasi mencakup: Standar Profesionalitas ASN, yakni Kualifikasi, Kompetensi, Disiplin dan Kinerja; Indikator Sikap dan Perilaku, yakni lima Budaya kerja Kementerian Agama yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan.; Indikator Moderasi Beragama antara lain Komitmen Kebangsaan, Toleransi, Anti Kekerasan dan penerimaan terhadap Tradisi.

Tes ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024. Juga berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2022 tentang Rencana Strategis Kementerian Agama 2020-2024. Serta sebagai upaya penyusunan IPMB ASN.

Lebih lanjut dijelaskan Panitia Pelaksana CAT IPMB 2023, Nanang Kurniawan, S.Sos, M.M., bahwa kegiatan ini dibagi ke dalam tiga sesi ujian. Antara lain:

Sesi I Pukul : 08.00-09.30 WIB

Sesi II Pukul : 10.00-11.30 WIB

Sesi III Pukul : 13.00-14.30 WIB

Nanang Kurniawan juga menjelaskan, bahwa sebelum pelaksanakan CAT tim telah mempersiapkan Laptop/PC yang sudah Terinstall Aplikasi Safe Exam Browser (SEB) dan terkoneksi dengan Internet di beberapa titik lokasi tes yang ditentukan.

Lokasi tes CAT IPMB di UINSA dilaksanakan di beberapa titik lokasi. Antara lain Ruang Meeting Rektor Lt. 2 Gedung Twin Towers, Tower Teuku Ismail Yakub. Gedung Laboratorium Terintegrasi sebanyak 9 ruang, terdiri dari 5 ruang Lab. Bahasa dan 4 ruang Lab. Komputer.

Rektor UINSA Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., yang juga turut serta dalam CAT IPMB Tahap II ini menyampaikan, bahwa CAT IPMB Ini adalah bagian dari kemuliaan yang sedang diberikan negara kepada aparatur sipil negara. Yakni agar ASN bisa menjalankan amanat negara dalam konteks pemberi layanan administrasi yang dibutuhkan warga masyarakat.

Selain itu, CAT IPMB merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi ASN yang ketiga, yakni sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Sebagaimana terkandung dalam pasal 10 UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dua fungsi lainnya adalah sebagai Pelaksana Kebijakan Publik, serta Pelayan Publik.

“Maka, untuk kebutuhan pemenuhan fungsi ASN yang ketiga ini, setiap ASN harus selesai dengan dirinya sendiri. Karena orang yang tidak selesai dengan dirinya tidak akan mampu menyelesaikan problem tempat kerjanya,” ujar Prof. Muzakki.

ASN, lanjut Rektor, diharapkan mampu menjadi figur panutan kebangsaan. Sehingga ke depan, tidak boleh lagi ada pelayanan administrasi kepada masyarakat yang didasarkan pada perbedaan sektarianisme, etnisitas, bahkan agama sekalipun.

Rektor sekaligus Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan UINSA tersebut menjelaskan, bahwa ASN memiliki keistimewaan yang berbeda dari komponen bangsa yang lain. Karena ASN diberikan kepercayaan oleh negara untuk memberi layanan kepada warga masyarakat.

“CAT ini persis seperti general check-up. Dengan begitu kita tahu dimana yang sakit, dimana yang ada problem kesehatan. Lalu kita intervensi, supaya yang sakit bisa disembuhkan. Bagi yang sudah sehat, kita jaga jangan sampai terpengaruh oleh tubuh yang sakit dan menjadi lebih profesional di bidangnya,” terang Rektor yang juga dipercaya sebagai Anggota Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat Masa Lalu (PPHAM) ini. (Nur/Humas)