Berita
Moh. Adib Amrullah, Mahasiswa Tafsir Penerima Anugerah Pemuda Utama Jawa Timur

UINSA Newsroom, Kamis (03/11/2022); Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya kembali menorehkan prestasi tingkat provinsi. Moh. Adib Amrullah, mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) angkatan 2017 menjadi satu dari tujuh pemuda penerima penghargaan langsung dari Ibu Gubernur pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2022 yang dilaksanakan di Alun-alun Caruban Kabupaten Madiun pada Jumat, 28 Oktober.

Momen upacara tersebut selalu diiringi dengan penyerahan penghargaan bagi pemuda-pemudi yang memberikan kontribusi dan inovasi pada masyarakat Jawa Timur. Ada tiga kategori penghargaan yakni Pemuda Utama, Pemuda Pelopor dan Pemuda Inspirasi. Amrullah menerima penghargaan sebagai Pemuda Utama atas kontribusinya dalam peningkatan intelektual pelajar dan mahasiswa serta pengembangan diri berbasis buku. Selama aktif sebagai mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya, ia mendirikan komunitas Banawa Sekar Academia (BSA) bersama tiga mahasiswa lain yang juga mahasiswa IAT.

Banawa Sekar Academia lahir atas keresahan mahasiswa yang merasa kurang mendapatkan pengetahuan jika hanya mengandalkan pembelajaran di kelas. Memang, kelas perkuliahan terbatasi oleh durasi waktu, SKS juga mata kuliah yang diajarkan. Durasi yang terbatas membuat ilmu yang diberikan menjadi ikut terbatas disampaikan. Selain itu mata kuliah dalam suatu program studi seringkali kurang menjawab kebutuhan diri dalam menghadapi permasalahan di lingkungan sekitar dan semacamnya. Artinya, kuliah di dalam kelas saja dirasa tidak cukup.  Akhirnya para founder memutuskan untuk membuat suatu perkumpulan bedah buku agar pengetahuan yang didapatkan bisa lebih luas.

Berdiri pada 11 April 2018, forum Banawa Sekar Academia dirumuskan oleh Amrullah berdasarkan berbagai bacaan yang telah dipelajari sehingga menjadi forum yang sepenuhnya baru. Komunitas ini mendapat dukungan penuh dari Prof. H. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D yang kala itu masih menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya. Meskipun bukan komunitas di bawah naungan kampus, namun beliau mempersilahkan anggota BSA untuk menggunakan perpustaaan gedung Self Access Center (SAC) sebagai tempat forum diskusi. Atas support yang luar biasa dari beliau pula BSA semakin besar dengan menerima anggota dari berbagai kampus di Surabaya seperti Universitas Airlangga dan Universitas Negeri Surabaya.

Banawa Sekar sendiri bermakna perahu kembang. Melakukan kegiatan keilmuan dalam forum yang disebut symposium. Forum ini bersifat bebas namun tegas. Bebas yang dimaksud adalah anggota BSA bebas menentukan lokasi forum, jam dan bersifat santai seperti sambil makan jajan dan minum. Tegas artinya disiplin dalam waktu pelaksanaan forum. Sepanjang perjalanan forum symposium sejak awal berdiri hingga sekarang, baik langsung maupun via online, forum selalu dimulai tepat waktu. Hal ini sekaligus melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab anggota Banawa Sekar Academia.

Komunitas ini benar-benar berfokus pada kajian keilmuan. Hingga Oktober 2022, Banawa Sekar Academia telah membedah 202 judul buku secara tuntas dalam 131 kali pertemuan tatap muka dan 52 kali live melalui Instagram komunitas. Selain itu anggota BSA juga sangat produktif dengan data publikasi tulisan di website BSA berjumlah 339 artikel berisi review buku, topik ilmiah dan sebagainya. Selain itu juga aktif di dunia audio podcast dengan total 121 episode yang tersedia di berbagai platform seperti Spotify, Apple Podcast, Overcast, Amazon Music, Anchor dan masih banyak lagi.

Amrullah mengonsep, menggerakkan dan terus meningkatkan kualitas BSA secara konsisten hingga saat ini. Setelah pandemi mematikan banyak kegiatan offline, BSA bermanuver dengan membuka kelas online yang justru membuat komunitas ini menjadi lebih besar dengan bergabungnya mahasiswa dari berbagai daerah seperti Malang, Gresik, Sidoarjo, Jombang, Jember, Tulungagung, Solo, Klaten, Semarang, Tasikmalaya, Lombok, Tarakan, Bengkulu dan Gorontalo. Kebermanfaatan komunitas ini dapat dilihat secara nyata dan dinikmati secara lebih luas tidak hanya oleh warga Jawa Timur namun juga warga daerah lainnya di Indonesia. Atas dedikasi inilah Amrullah menerima Anugerah Pemuda Utama Bidang Hobi dan Prestasi. Selain mengharumkan nama almamater, juga mengharumkan kota kelahirannya yakni Kabupaten Tuban.

Penghargaan tersebut, bagi Amrullah merupakan sebuah tanggung jawab moral agar dirinya senantiasa lebih giat berkontribusi ke masyarakat luas melalui jalan pendidikan. Sebagai alumni Pondok Pesantren Darul Anwar Jenu Tuban, ia selalu berusaha agar berkhidmah kepada agama dan negara salah satunya melalui komunitas yang ia dirikan. Kini, Amrullah terus aktif menulis di berbagai media cetak maupun online dan mengajak lebih banyak pihak agar lebih mencintai ilmu pengetahuan.