Berita
Mahasiswa University Kebangsaan Malaysia Isi Sharing Session tentang Kebudayaan Pada Pegelaran Seni Prodi PGMI

Rabu, 02 November 2022, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah kedatangan 4 (empat) mahasiswa University Kebangsaan Malaysiamenghadiri kegiatan sharing session tentang kebudayaan pada Gelaran Seni Musik dan Tari Prodi PGMI. Selama 1 (satu) jam seluruh peserta pagelaran seni musik dan seni tari PGMI menyimak pemaparan dari ke-4 (empat) mahasiswa internasional terkait kebudayaan yang ada di negara tetangga tersebut. Mulai dari mengenalkan lagu daerah, Bahasa daerah, hingga makanan asli dari negara yang dikenal dengan sebutan Land of Indigenous Malay.

Amirah yang merupakan mahasiswa UKM asal Negeri Sembilan Malaysia menuturkan bahwa di negaranya, lagu daerah kini sudah mulai tergeserkan dengan lagu-lagu kekinian yang berasal dari negara lain. Padahal, lagu daerah dari setiap negeri yang ada di Malaysia banyak mengandung makna dan doa untuk kemakmuran rakyat dan kepemimpinan raja. Sependapat dengan Amirah, Syawani yang berasal dari Negeri Kelantan, menyebutkan bahwa banyak lagu-lagu daerah yang sudah jarang dinyanyikan oleh para remaja. Salah satunya adalah, lagu kebesaran negeri Kelantan yang berjudul Selamat Sultan.

Ke-empat mahasiswa UKM yang mengikuti program student exchange di UIN Sunan Ampel Surabaya, ini juga mengungkapkan kesannya selama 2 (dua) bulan lebih di Indonesia, terutama di Surabaya. Mereka sangat menyukai masakan Indonesia sperti bakso dan mie ayam yang tidak pernah mereka temukan di negara asalnya. Huda adn Aqilah yang juga mahasiswa student exchange dari UKM, menjelskan bahwa Seni dan musik mempunyai tradisi yang lama di Malaysia dengan kesenian Melayu yang berasal dari kesultanan Melayu. Seni tradisional berpusat pada bidang seperti ukiran, kerajinan perak, dan tenun. Seni pertunjukan sangat populer dan sering kali menunjukkan pengaruh India. Berbagai pengaruh dapat dilihat dalam arsitektur, dari kebudayaan perseorangan di Malaysia dan dari negara lain. Bangunan modern yang besar telah dibangun termasuk gedung kembar tertinggi di dunia, Menara kembar Ptronas. Musik Malaysia mempunyai beragam asal-usul dan sebagian besarnya didasarkan pada alat musik perkusi. Banyak kesusastraan awal Malaysia didasarkan pada wiracarita India, yang tetap tidak berubah walaupun orang Melayu memeluk Islam. Hal ini telah berkembang dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Kegiatan sharing session ditutup dengan sesi tanya jawab. Salah satu mahasiswa prodi PGMI bertanya terkait kesan ke-4 mahsiswa student exchange selama menjalani perkuliahan di UIN Sunan Ampel Surabaya.