Berita

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menandatangani Memorandum Of Agreement (MoA) dengan lembaga riset berbasis software Artificial Intelligence (AI), PT. Indonesia Indikator, Kamis, (11/052023). Penandatanganan dihadiri langsung Dr. Abd, Chalik, M.Ag, Dekan FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya dan Asrari Puadin, Perwakilan dari Lembaga Riset Indonesia Indikator, .

Penandatanganan antara FISIP UINSA dengan Indonesia Indikator merupakan bentuk kerjasama dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas akademik pada bidang analisis BIG DATA untuk menunjang kapasitas dosen dan mahasiswa. Nantinya, dosen maupun mahasiswa diberi bekal pengetahuan mengenai analisis BIG DATA meliputi Intelellegence Media Analaytics, Intellegence Socio Analytics, Network Analytics dan lain-lain untuk dapat dijadikan bahan riset pada bidang ilmu politik, sosiologi dan hubungan internasional.

Menurut Dr. Abd Chalik, M.Ag, secara konkrit kerjasama tersebut dilaksanakan dalam bentuk perkuliahan selama enam kali pertemuan dengan 12 tim pengajar dan dalam bentuk kuliah umum yang akan diisi langsung oleh Direktur Indonesia Indikator yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2023. Pihaknya bersyukur karena bisa bekerjasama dengan perusahaan riset di bidang inteligen media yang telah berhasil meraih Top Digital Implementation dan Top Leader Digital Implementation pada acara top digital Awards 2022.

“kami bersyukur karena Ini merupakan kerjasama yang luar biasa dan sangat keren, selain berdampak terhadap peningkatan pengetahuan bagi dosen dan mahasiswa, juga karena kajian mengenai Artificial Intelligence (AI) big data, dan data inteligen, saat ini tengah menjadi kajian yang menarik di bidang riset-riset politik, sosial dan hubungan internasional”

Sementara itu, Dr. Abd Chalik, M.Ag berharap, bahwa kerjasama dengan Indonesia Indikator dapat menjadi momentum untuk melakukan kegiatan-kegiatan lebih lanjut, terutama kemungkinan melakukan sinergi  antara FISIP UINSA dengan Indonesia Indikator, yang output kerjasama tersebut akan melahirkan pusat studi, berupa pusat studi tentang Digital Socio Political Islamic Studies,di bawah pengelolaan FISIP UINSA.

“Harapannya,Indonesia Indikator bisa menjadi supervisi terhadap pusat studi digital socio political Islamic studies, yang nantinya akan ada di FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya” ungkapnya.

Untuk sekedar diketahui, bahwa Indonesia Indikator, saat ini, telah memiliki produk di bidang media analytics diantaranya Intelellegence Media Analaytics (IMA), ialah platform yang digunakan untuk menganalisis expose, issue, influencer, medias dari sumber-sumber media seperti media cetak, televisi, dan media online. Indonesia Indikator juga memiliki platform Intellegence Socio Analytics (ISA), suatu platform yang digunakan untuk menganalisis persepsi publik yang ada di sosial media. Kemudian yang berfungsi melakukan pemetaan aktor di media sosial berupa platform Advanced Network Analytics (ANA) dan, terakhir, Information Adminralty System (IAS) yang berfungsi menampilkan isu-isu terkini seluruh wilayah. Sementara dalam urusan informasi manajemen terdapat Geolabs, biwara, progresio, Sekota dan Politica.  

Sejumlah platform yang dimiliki oleh Indonesia Indikator tersebut nantinya bisa dipelajari di perkuliahan dan kuliah umum yang telah disepakati dalam kerjasama antara FISIP UINSA dengan Indonesia Indikator. Hal ini menjadi kesempatan berharga bagi dosen dan mahasiswa, terutama terhadap pengembangan riset politik, sosial dan hubungan internasional yang berbasis BIG DATA.