Berita

UIN Sunan Ampel Surabaya

Wednesday, 20 July 2022

BUPATI IPUK SAMBUT LANGSUNG TIM 3rd ACCE 2022 DAN MAHASISWA KKN UINSA SURABAYA

UINSA Newsroom, Rabu (20/07/2022); Perhelatan 3rd Annual Conference On Community Engagement dengan tema, ‘Memperkuat Resiliensi Masyarakat di Era Pandemi’ resmi dibuka pada Rabu, 20 Juli 2022. Pembukaan secara resmi digelar di Hall Rempeg Joko Pati Kantor Bupati Banyuwangi.

Hadir dalam kesempatan Opening Ceremony, Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Dr. phil. Khoirun Niam. Kegiatan temu rutin tahunan LP2M ini pun dihadiri segenap pegiat LP2M, Dosen, dan NGO.

Dr. Niam dalam sambutan mewakili Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menyampaikan, bahwa kegiatan ACCE merupakan wujud dari upaya mendekatkan universitas dengan masyarakat. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya berdiri di mercusuar, menara gading. Mengingat, perguruan tinggi memiliki amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang tidak hanya teori pendidikan, tapi juga penelitian dan pengabdian. 

“Konferensi yang kita laksanakan ini merupakan wujud dari bagaimana temuan-temuan, hasil-hasil dari community engagement bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Dr. Niam.

Kepada Bupati Banyuwangi, Ketua LP2M menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Ketua LP2M berharap, hubungan relasional antara UINSA Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi semakin erat melalui kegiatan 3rd ACCE 2022 ini. “Terima kasih kepada semua jajaran yang telah berkontribusi untuk terlaksananya kegiatan ini,” imbuh Dr. Niam. 

Sementara itu, Bupati Banyuwangi dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada UINSA Surabaya telah memilih Banyuwangi sebagai lokasi kegiatan ACCE maupun KKN Mahasiswa. Istri Bupati Banyuwangi demisioner dua periode 2010-2021 Ini berharap, ada hubungan mutualisme antara UINSA Surabaya dan Kabupaten Banyuwangi. 

Banyuwangi, lanjut Bupati, memiliki tagline ‘The Sunrise of Java.’ Hal itu menjadi spirit bagi Banyuwangi untuk bergerak lebih dulu dibanding wilayah lainnya di pulau Jawa. Pembangunan dan inovasi di berbagai bidang dilakukan Pemerintah Banyuwangi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten terluas di Jawa Timur tersebut. “Kolaborasi, inovasi menjadi kunci dari semua perubahan yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Kita tidak ada Superman, kita adanya Super Tim,” lanjut Bupati Ipuk.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat datang kepada bapak/ibu semuanya. Selamat melakukan aktifitas di Kabupaten Banyuwangi. Mudah-mudahan bapak/ibu semuanya dalam melakukan aktifitas dapat berjalan dengan lancar. Bisa memunculkan ide-ide yang baik, tidak hanya untuk UIN Sunan Ampel tapi juga untuk Kabupaten Banyuwangi,” imbuh Bupati Ipuk. 

Tak lupa, Bupati Banyuwangi juga secara khusus menyambut perwakilan Mahasiswa KKN UINSA Surabaya dan berharap kehadiran mereka mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di desa-desa. (Nur/Humas)