Berita

Pendidikan Profesi Guru

Saturday, 30 July 2022

Sehari Jelang Pelaksanaan UP UKMPPG Batch 1  Tahun 2022, LPTK UIN Sunan Ampel Surabaya Bersama Penyelia Gelar Briefing Pengawas 

Sabtu, 30 Juli 2022. Pelaksanaan briefing pengawas di LPTK UIN Sunan Ampel Surabaya berlangsung mulai pukul 16.00 WIB yang bertempat di Gedung FTK Ruang 103 dan dihadiri oleh Ketua LPTK, 3 penyelia, 5 koordinator pengawas dan 50 pengawas serta Tim IT.

Acara diawali dengan pantun selamat oleh Ibu Nina Indriani, M.Pd. yang bertindak selaku Master of Ceremony (MC). Selanjutnya, Ibu Ainun Syarifah, M.Pd.I. selaku Kaprodi PPG melaporkan update pelaksanaan uji coba system UP dan persiapan pelaksanaan pengawasan UP UKMPPG. Dalam laporannya beliau menyampaikan bahwa “Pelaksanaan uji coba system up secara umum berjalan dengan lancar adapun peserta yang belum mengalami kendala maka pengawas hingga detik ini terus melakukan pendampingan dan komunikasi secara intensif guna memastikan semua peserta yang ada di kelas masing-masing siap mengikuti UP esok hari” 

Jumlah peserta UP di LPTK UINSA yakni 991 mahasiswa yang berasal dari 8 LPTK, sementara jumlah peserta UP dari LPTK UINSA sendiri sejumlah 400 mahasiswa yang terdiri dari 194 mahasiswa PAI, 165 mahasiswa Madrasah batch 1 tahun 2022 serta 41 peserta retaker.

Acara briefing dibuka oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag (Wakil dekan I) dan menitip harapan agar para pengawas melakukan tugas pengawasannya dengan sungguh-sungguh guna mencapai kesuksesan dan hasil terbaik. Sesi pembukaan ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Bapak Raden Syaifuddin, M.Pd. (Pengawas UP)

Pada kegiatan inti, Bapak Dr. Remiswal, S.Ag., M.Pd. (UIN Imam Bonjol Padang ) berpesan agar yang masih ada kendala terkait peserta uji coba tetap dikawal hingga kendalanya tuntas dan secara teknis menyampaikan terkait kecermatan seorang pengawas dalam mengidentifikasi peserta yang mencurigakan baik dokumen pada saat verifikasi maupun pada saat pelaksanaan UP sekaligus menyampaikan kepada pengawas untuk datang lebih awal di lokasi yang ditentukan oleh panitia.


Materi selanjutnya terkait persiapan menghadapi UP yang disampaikan oleh Ibu Choirun Niswah, S.Ag., M.Ag. (UIN Raden Fatah Palembang) bahwa untuk mengantisipasi seperti adanya gangguan signal atau mati listrik perlu ada persiapan genset dan jika dalam pelaksanaan UP nantinya ada kendala maka pengawas maupun peserta diharapkan tidak perlu panik. Materi terakhir, yakni terkait tata tertib peserta yang disampaikan oleh Ibu Dr. Dewi Warna, M.Pd. (UIN Raden Fatah Palembang). Beliau menekankan agar pengawas datang lebih awal dan membuka zoom meeting guna memastikan semua peserta yang menjadi tanggung jawab pengawas di kelas masing-masing sudah siap mengikuti UP untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran ringan seperti peserta terlambat masuk zoom dll. Paparan selanjutnya terkait jenis pelanggaran ringan hingga pelanggaran paling berat beserta sanksinya. (Aini).