Berita

Malang, 28-30 November 2022 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya bersama dengan seluruh Fakultas di lingkungan UIN Sunan Ampel Surabaya melakukan Focus Gorup Disscussion (FGD) Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru melalui jalur SPAN-UM PTKIN, SNMPTN, dan Mandiri. Bertempat di Harris Hotel & Conventions Malang, seluruh jajaran pimpinan Fakultas Tarbitah dan Keguruan dari mulai dekan, wakil dekan bidang akademik dan kelembagaan, gugus kendali mutu, ketua dan sekretaris jurusan, ketua dan sekretaris program studi, dan sub koordinator akademik dan kelembagaan selama 3 (tiga) hari berdiskusi terkait evaluasi penerimaan mahasiswa di tahun 2022 sampai pada penetapan PAGU di tahun 2023.

Selain memproyeksikan peminat di kesembilan program studi yang ada di FTK, penentuan target mahasiswa asing pun menjadi prioritas keseluruhan prodi guna mewujudkan visi UINSA menjadi universitas islam yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional. Tahun 2023, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya menargetkan 40 mahasiswa asing dengan rincian 2 mahasiswa asing full time dan 3 (tiga) mahasiswa asing part time pada setiap program studi.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Akh Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D berpesan kepada seluruh peserta FGD untuk membangun mental dan kinerja untuk kemuliaan UINSA yang dibuktikan dengan kinerja akademik yang jempolan.

Ada tujuh pokok utama yang dibahas dalam kegiatan FGD, dimulai dari progress report ketercapaian hasil penetapan evaluasi SPAN-UM PTKIN Tahun 2021 dan 2021, analisis evaluatif dan demografi peminat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, Analisis Capaian akademik, penetapan Pagu mahasiswa berdasarkan ketersediaan ruang dan DTPS, evaluasi dan mekanisme jalur, mahasiswa asing, dan ditutup dengan evaluasi penurunan peminat, idnetifikasi layanan penerimaan dan promosi. Kedepan harapannya, peminat program studi yang ada di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kualiatas program layanan akademik kemahasiswaan.