Berita

Tradisi membaca merupakan kaharusan untuk mahasiswa. Membaca sebagai cara memperoleh pengetahuan dan mendapatkan informasi. Tradisi membaca penting dilestarikan guna mengembangkan wawasan yang luas dan menambah semangat untuk belajar. Hal ini yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (FISIP UINSA) Rabu (29/03/2023).

Meskipun dalam suasana puasa mahasiswa antusias mengunjungi ruang literasi di Lantai 2 Gedung FISIP UINSA. Hal ini menunjunjukkan bahwa minat literasi baca mahasiswa melalui media buku cetak relatif terjaga. Di tengan-tengah perkembangan teknologi modern yang canggih, dan pesatnya aplikasi online maupun website penyedia referensi yang bertebaran di jaga dunia internet.    

Namun hal itu tidak menyurutkan semangat baca buku mahasiswa FISIP. Ahmad Alhiqni Farhan mahasiswa Program Studi Ilmu Politik mengaku hampirs setiap hari berkunjung ke Perpustakaan. Bahkan menurutnya lebih senang membaca langsung melalui buku cetak dibandingkan membaca melalu website atau aplikasi penyedia referensi seperti e-books di internet. Dirinya mengaku lebih memiliki impec yang positif dengan membaca secara langsung lewat buku. Bahkan menurutnya, kebiasaan membaca lewat buku membantu dan memotivasi dia untuk rajin berkunjung ke perpustakaan yang disediakan oleh fakultas FISIP.

Selain itu, menurut Ahmad Alhiqni Farhan, bahwa perpustakaan di FISIP sangat cocok untuk mahasiswa karena disediakan komputer untuk mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas dan kursi baca untuk mereka yang ingin membaca di perpustakaan. Sejumlah kursi dan komputer menjadi fasilitas yang bisa dipergunakan mahasiswa di perpustakaan.

“biasanya saya berkunjung ke perpustakaan menggunakan komputer yang disediakan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah atau sekedar untuk membaca” terangnya.

Pengalaman yang dirasakan Ahmad Alhiqni Farhan juga dialami Hermawan Wibisono, mahasiswa semester 2 Program Studi Ilmu Politik. Ia juga mengaku sering mengunjungi perpustakaan karena membutuhkan referensi untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah dari dosen. Menurutnya hampir sebagian besar matakuliah mengharuskan mahasiwa membuat makalah atau jurnal. Hal itulah yang membuatnya rajin berkunjung ke Perpustakaan FISIP.

“saya sering mengerjakan tugas kuliah seperti makalah atau jurnal di perpustakaan dengan membaca buku dan mencatat referensi yang dibutuhkan” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Abd Chalik M.Ag, Dekan FISIP UINSA, tanggal 28 Maret memantau Perpustakaan yang hampir tiap hari ramai mahasiswa. Menurutnya Perpustakaan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh mahasiwa guna menambah wawasan dan mendorong budaya literasi dan kemampuan akademis mahasiswa di tiga program studi di FISIP. Bahkan budaya membaca buku harus menjadi ciri khas mahasiswa agar semakin kaya  referensi dan informasi. Dirinya berharap tradisi membaca ini akan terus terpelihara dan semakin banyak mahasiswa yang berkunjung ke Perpustakaan FISIP.

“Saya berharap tradisi baca terus terpelihara dan ke depan semakin banyak mahasiswa yang berkunjung ke Perpustakaan” terangnya.