Berita

Pendidikan Bahasa Inggris

Tuesday, 23 August 2022

Lanjutkan Seri ke-8, PBI Kembali Selenggarakan PkM Kolaboratif Guru: The Media Creator dengan Tajuk Materials and Application for Teaching Reading

Melanjutkan seri sebelumnya, pada Selasa (23/8), Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Sunan Ampel Surabaya kembali menggelar workshop PkM Guru: The Media Creator dengan topik Materials and Application for Teaching Reading. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini merupakan kegiatan yang berbasis PkM kerjasama antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan Prodi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi, Pusat Studi Literasi, Perpustakaan, dan Community English Department Alumni (CEDA). dengan kali ini melibatkan dua orang narasumber, yaitu Ibu Rizka Safriyani dan Prasasti Karunia Farista Ananto, M.Kom

Didampingi moderator, Ibu Hamdatul Musyarrofah, S.Pd., pada sesi pertama, Ibu Rizka Safriyani, M.Pd membagikan kiat-kiat bagaimana memilih materi Reading yang sesuai melalui topik How to Select Engaging Reading Materials. The suitability of the content dan the exploitability adalah dua aspek yang penting untuk dipertimbangkan dalam pemilihan materi pembelajaran Reading. Pada paparannya, Ibu Rizka juga menjelaskan perbedaan intensive dan extensive reading beserta juga contoh-contoh teks dan tingkat kesulitan bacaannya (readability). Selain itu dua hal lagi yang perlu dipertimbangkan pada pemilihan materi reading adalah authenticity berkaitan dengan penulis teks dan presentation atau penyajian bacaan.

Pada sesi berikutnya, Ibu Prasasti berbagi topik Easy and Fun Reading with Digital Media. Konsep literasi Ibu Prasasti terangkan sebelum masuk pada tiga cara meningkatkan kemampuan membaca Bahasa Inggris baik terkait dengan reading speed, self-learning, dan completing assigned task, berikut juga dengan aplikasi-aplikasi berbasis website yang bisa diakses dan dimanfaatkan pada pembelajaran reading.

Berbagai pertanyaan disampaikan para peserta pada sesi diskusi baik terkait teoritik maupun juga teknis aplikasi media. Ilmu-ilmu baru didapatkan oleh para peserta workshop sebelum kemudian mereka masuk pada sesi intensif pendampingan.