Berita

Guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai koperasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya berkunjung ke Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Wilayah Provinsi Jawa Timur pada Kamis (1/12/2022). Dalam kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menjalin kerjasama antara UIN Sunan Ampel Surabaya dengan DEKOPIN Wilayah Jawa Timur dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan koperasi di lingkungan kampus. Selain mahasiswa, para dosen juga diharapkan dapat mengetahui dan mengimplementasikannya setelah mengikuti kegiatan visit ini.

Dalam sambutan pengantar, Achmad Room Fitrianto, S.E., M.E.I, M.A., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FEBI UIN Sunan Ampel Surabaya menyampaikan bahwa FEBI UIN Sunan Ampel Surabaya membutuhkan bimbingan terkait pembinaan koperasi guna meningkatkan kompetensi mahasiswa. “Saya harap dengan adanya kunjungan ke Dewan Koperasi kali ini dapat memberikan pembinaan kepada kami seputar kekoperasian dan dapat membantu kami dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Serta menjadi inkubator bisnis untuk koperasi kedepannya”, ungkap Achmad Room Fitrianto. 

Selanjutnya Bapak H. Slamet Sutanto, SE, MM selaku Ketua Umum DEKOPIN Wilayah Jawa timur, mengatakan bahwa kita harus memiliki kader muda koperasi guna mulai menerapkan kekoperasian sedini mungkin. “Kita harus mempunyai kader koperasi muda untuk dapat menanamkan kekoperasian semenjak dini”, ujar Slamet. Tidak hanya Kader Muda Koperasi saja, Lembaga Pendidikan Koperasi (LAPENKOP) pun juga turut andil dalam mewujudkan misi tersebut.

Kemudian, Pak Room sapaan akrab mantan ketua program studi Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya kembali menyampaikan bahwa dalam kegiatan KKN, mahasiswa UINSA turut mendampingi koperasi. “Pendampingan oleh mahasiswa merupakan wujud peningkatan kompetensi mahasiswa tentang koperasi”, imbuh Room.

Di sela diskusi terkait kebutuhan pendampingan koperasi, Bapak Moh Faisol Chusni, M.S.I selaku kepala Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) Wilayah Jawa Timur menyampaikan pentingnya pembuatan modul koperasi syariah juga terkait artikel publikasi koperasi. “Untuk saat ini pembuatan modul koperasi syariah dan juga training koperasi syariah sangat diperlukan, dan kami dari DEKOPIN siap untuk melakukan plotting KKN. Selain itu, kita juga membutuhkan artikel publikasi yang membahas terkait koperasi”, ujar Moh Faisol Chusni. 

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Bapak Chusni terkait pembuatan modul dan publikasi ilmiah, Muchammad Saifuddin, M.SM., selaku Sekretaris Program Studi Manajemen UIN Sunan Ampel Surabaya menyampaikan bahwa di FEBI UINSA sudah memiliki publikasi koperasi juga mata kuliah terkait dengan manajemen koperasi. “Di fakultas kami sudah terdapat publikasi terkait koperasi, khususnya di Prodi Manajemen dan juga sudah ada mata kuliah manajemen koperasi digitalisasi koperasi.” imbuh Muchammad Saifuddin.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian program dari LAPENKOP yang dipandu oleh Bapak Moh Faisol Chusni, M.S.I selaku kepala Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) Wilayah Jawa Timur dan kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan MoU serta MoA antara FEBI UIN Sunan Ampel Surabaya dengan Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Wilayah Jawa Timur. [MS & SFRR]