Berita

UIN Sunan Ampel Surabaya

Wednesday, 27 July 2022

DUKUNG PEMERINTAH CAPAI TARGET VAKSINASI, UINSA KEMBALI GELAR VAKSIN BOOSTER

UINSA Newsroom, Rabu (27/07/2022); Dalam rangka menjaga imunitas Keluarga Besar UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya khususnya terhadap Virus Covid-19, Klinik Pratama UINSA Surabaya mengelar Suntik Vaksin Booster Covid-19 pada Rabu, 27 Juli 2022. Kegiatan vaksin ini diagendakan selama dua hari hingga Kamis, 28 Juli 2022.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Prof. Dr. Wiwik Setiyani, M.Ag., menjelaskan, bahwa menjadi sehat itu wajib bagi seluruh warga UINSA Surabaya. Karena kesehatan akan membawa kebahagiaan. “Kalau kita sudah bahagia maka bekerja juga akan semangat. Inovasi akan terus berjalan. Dan yang terpenting, sayang sama keluarga akan semakin meningkat, keluarga semakin harmonis,” ujar Prof. Wiwik.

Kegiatan vaksin yang digagas UINSA Surabaya ini memang bukan pertama kalinya. Namun, Warek AUPK menjelaskan, bahwa dari hasil penelusuran ditemui masih ada warga kampus yang belum menerima dosis lengkap Vaksin Covid-19. Sehingga kampus merasa perlu untuk mengagendakan suntik vaksin melalui Klinik Pratama UINSA Surabaya.

Kepala Klinik Pratama UINSA Surabaya, Dr. dr. Hj. Siti Nur Asiyah, M.Ag., menjelaskan, bahwa animo warga UINSA Surabaya untuk suntik vaksin Covid-19 kali ini sangat tinggi. “Sebenarnya awalnya kita mentarget 100 orang saja. Tetapi ternyata pesertanya hingga hari ini 400 orang,” ujar Dr. dr. Nur Asiyah ditemui di ruang kerjanya.

Dr. dr. Nur Asiyah juga menjelaskan, program vaksin ini digelar dalam rangka membantu pemerintah untuk bisa mencapai target vaksinasi. Selain itu, hal ini juga berangkat dari kebutuhan warga UINSA Surabaya.

Kegiatan Vaksin ini, lanjut Dr. dr. Nur Asiyah, bekerjasama dengan Puskesmas Jemursari. Jenis vaksin yang disediakan adalah Pfizer. Selain Booster, kegiatan ini juga melayani untuk dosis 1 dan 2.

Guna melancarkan kegiatan suntik vaksin kali ini, Klinik Pratama UINSA Surabaya melibatkan 12 orang tenaga kesehatan UINSA Surabaya yang terdiri dari dokter, apoteker, perawat, juga bidan. Selain itu, terdapat juga 4 orang untuk vaksinasi dan 3 orang untuk screening Tibi dari Puskesmas Jemursari. “Jadi kegiatan ini, ada tambahan agenda yaitu Screening Tibi untuk 20 sampel. Ini juga merupakan bagian program pemerintah untuk meningkatkan Screening Tibi. Karena TBC ini juga masih merupakan penyakit yang angka kematiannya tinggi,” terang Dr. dr. Nur Asiyah.

Demisioner Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan UINSA Surabaya periode 2018-2022 ini juga menyampaikan permintaan maaf, terkait vaksin untuk anak-anak yang belum bisa difasilitasi. Hal ini dikarenakan dosis vaksin yang belum tersedia di Puskesmas Mitra, dalam hal ini Puskesmas Jemursari. “InsyaAllah, akan diagendakan lagi nanti,” imbuh Dr. dr. Nur Asiyah. (Nur-Chy/Humas)