Berita


Forum dosen lintas Prodi di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) di ruang dosen, Rabu, 20 Maret 2024. Bincang akademik ini sebagai upaya untuk membangun penyamaan persepsi serta menyusun desain model pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan Prodi. Tak kurang 15 dosen lintas Prodi mengikuti FGD, selain itu juga melibatkan beberapa mahasiswa untuk bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar program pemberdayaan masyarakat, terutama dalam bentuk pendampingan bagi sekolah/madrasah.
FGD kali ini sebagai salah satu rangkaian tindak lanjut kegiatan pengabdian masyarakat yang dihelat oleh forum dosen Jurusan Pendidikan Islam FTK pasca pendampingan di SD el-Yamin Tuban beberapa waktu lalu. Kegiatan pendampingan tersebut difokuskan untuk mengawal proses akreditasi sekolah agar lebih siap dalam penyiapan sumber daya serta dokumen pendukung sesuai standar yang ditetapkan sebelum tahap visitasi lapangan. Melalui kegiatan FGD kali ini, dilakukan evaluasi pelaksanaan pendampingan sekaligus menyusun rencana tindak lanjut sesuai kebutuhan dan proyeksi yang ada.

Dr. Mukhlishah AM, M.Pd., selaku koordinator FGD dosen FTK menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk merumuskan roadmap pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan Prodi secara lebih luas. Para dosen lintas Prodi di lingkungan FTK UIN Sunan Ampel Surabaya dengan beragam disiplin keilmuan bisa terlibat dan bersinergi dalam ruang akademik dan pemberdayaan. “Melalui kegiatan ini, kita berharap bisa memiliki rancang bangun model pengabdian kepada masyarakat yang diselaraskan dengan kebutuhan stakeholders sekaligus sesuai dengan visi keilmuan masing-masing Prodi di lingkungan FTK” tambahnya.
Dengan mengoptimalkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis Prodi, sebenarnya secara tidak langsung juga untuk mengejawantahkan tanggung jawab dosen dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Secara praktis, ketika perencanaan, pelaksanaan dan hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis Prodi telah dilakukan secara efektif, maka capaian Beban Kerja Dosen (BKD) tentu dapat dipenuhi dengan baik.