Agenda

Surabaya, 2 November 2023 – UIN Sunan Ampel Surabaya kembali merayakan prestasi gemilang mahasiswanya, kali ini melalui penelitian yang dipresentasikan oleh Moh. Fauzan Fathollah dalam ujian kualifikasi doktoralnya. Judul penelitian tersebut adalah “Pandangan Sayyid Qutb dalam Moderasi Beragama Perspektif Maqasid Syariah”, sebuah tema yang menarik yang menggali pemikiran ulama kontemporer terkemuka dalam kaitannya dengan prinsip-prinsip utama hukum Islam. Dalam penelitiannya, Moh. Fauzan Fathollah mendalaminya melalui perspektif Maqasid Syariah, yang menekankan pada tujuan-tujuan utama dari hukum Islam, seperti memelihara agama, jiwa, keturunan, akal, dan harta. Dengan mengkaji pandangan Sayyid Qutb, beliau menyajikan pemahaman tentang bagaimana konsep moderasi beragama bisa dimaknai dan diinterpretasikan dalam kerangka nilai-nilai tersebut.

Penelitian ini menjadi sorotan karena memberikan wawasan baru tentang bagaimana teori moderasi beragama dapat dipahami dalam konteks pemikiran Islam yang lebih luas. Dengan menafsirkan pandangan Sayyid Qutb melalui lensa Maqasid Syariah, Moh. Fauzan Fathollah telah memberikan kontribusi yang berharga dalam pemahaman tentang bagaimana Islam beradaptasi dengan realitas zaman dan berinteraksi dengan masyarakat pluralistik.

Dalam sambutannya, Dekan Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya menyambut penelitian ini dengan penuh antusiasme. Beliau menekankan bahwa penelitian ini bukan hanya tentang pemahaman teoretis, tetapi juga memiliki implikasi praktis yang signifikan dalam memandu umat Islam untuk menjalani kehidupan yang seimbang dan berkeadilan.

Keberhasilan Moh. Fauzan Fathollah dalam ujian kualifikasi ini tidak hanya menandai pencapaian pribadinya, tetapi juga menegaskan posisi UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai pusat keunggulan akademik dalam studi Islam. Diharapkan, penelitian ini akan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan pemikiran Islam kontemporer dan relevan dengan tantangan zaman. (Fha)