Berita

Senin, 20 Februari 2023 mulai pukul 09.00 WIB PUSKOLEGIS UINSA menyelenggarakan pelatihan kepenulisan. Acara kepenulisan ini bertajuk, “Coaching Clinic Penulisan Opini di Media Massa.” Seluruh rangkaian acara dilaksanakan di Ruang A.201 Gedung K.H Syafi’i A Karim. Dalam pelatihan ini dihadiri oleh para peneliti PUSKOLEGIS dan beberapa dosen FSH UINSA.

Terlihat seluruh peserta fokus mendengarkan presentasi dari pemateri
Terlihat seluruh peserta fokus mendengarkan presentasi dari pemateri

Uniknya, pemateri dari pelatihan kepenulisan ini merupakan salah satu peneliti PUSKOLEGIS dan juga dosen FSH UINSA yakni Dr. Riza Multazam Luthfy, M.H. beliau menyampaikan, bahwasannya ada beberapa faktor mengenai tulisan di media massa. Salah satu faktor tersebut adalah banjirnya informasi dan data saat ini sehingga dapat memunculkan berbagai macam perspektif yang berbeda.

“Opini yang baik sangat penting untuk menjawab berbagai macam fenomena berita aktual dan faktual di media massa. Bukan hanya memberikan keuntungan finansial dari adsense yang didapat atau banyaknya jumlah pembaca. Tetapi menulis opini juga dapat membangun branding seseorang.” Tutur beliau.

“Dengan membentuk branding maka kita dapat mengetahui bahwa spesialisasi dan kepakaran adalah hal yang sangat penting. Dalam menulis sebuah opini maka kita perlu mengumpulkan berbagai fakta yang menarik dan data yang akurat.” Ujar beliau melanjutkan. Beliau juga menyampaikan struktur berita dengan artikel dan opini pun juga berbeda.

Sesi foto bersama para peserta dan pemateri
Sesi foto bersama para peserta dan pemateri

Bentuk struktur dari berita adalah segitiga terbalik yang terdiri dari lead, body, dan leg. Struktur penulisan ini diartikan dengan cara menulis dari bagian yang sangat penting, menuju bagian yang penting, dan selanjutnya yang kurang penting. Berbeda dengan struktur artikel, struktur ini berbentuk balok sama besar dan berisi. Lebih tepatnya, informasi penting berada diseluruh bagian. Hal ini dilakukan agar pembaca tertarik untuk membaca sampai selesai.

Kesimpulan

Terakhir, dalam sesi presentasinya beliau menyampaikan bahwa struktur untuk opini dimulai dari mengumpulkan data aktual sesuai dengan tema yang akan diangkat. Setelah itu teori dan analisis, kemudian dilanjutkan sejarah singkat ditambah analisis pribadi. Kemudian pada paragraf akhir tuliskan opini atau analisis pribadi. Analisis tersebut bisa dengan mengutip sebuah pendapat dan menulis rekomendasi untuk menguatkan analisis. “Hal terpenting adalah dokumentasi dalam mengumpulkan dan mencari data baru. Dengan demikian, maka kita bisa menyajikan perspektif berbeda dan hasil yang berbeda pula. Agar lebih sempurna, posisikan juga diri kita sebagai sebuah penulis dan editor. Hal tersebut bertujuan agar tulisan kita bisa lebih maksimal.” Sambung beliau menegaskan di penutup presentasinya