Artikel

Pusat Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menggelar acara studi banding yang berlangsung pada tanggal 5-6 September 2023 ke Pusat Pengembangan Bahasa UIN Mataram. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar lembaga pendidikan tinggi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan bahasa di Indonesia, khususnya di PTKI, Studi banding ini diikuti oleh tim Pusat Pengembangan Bahasa UINSA, Kepala Dr. Mohammad Budiono, Koordinator Bahasa Arab Ust. Nuriyadin, M.Fil.I, dan JFU Keuangan Siti Umayah, M.HI. Dalam sambutannya, Dr. Mohammad Budiono, M.Pd.I mengungkapkan tujuan dari kegiatan studi banding ini. Ia menjelaskan, “Kami berharap bahwa dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan, kita dapat meningkatkan mutu pendidikan bahasa di kedua institusi ini.” Pusat Pengembangan Bahasa UINSA juga menawarkan kerja sama dalam pembelajaran bahasa asing berbasis teknologi modern. Aplikasi terbaru hasil pengembangan Pusat Pengembangan Bahasa UINSA mampu mendukung Program Pembelajaran tuntas berbasis penugasan daring yang harus dikerjakan oleh mahasiswa jika ingin mengikuti materi berikutnya. Aplikasi canggih ini mampu mengunci kinerja mahasiswa dan merekap total kinerja harian selama belajar. 

Selama kunjungan ini, para peserta studi banding mengikuti serangkaian kegiatan, termasuk diskusi panel, dan kunjungan lapangan ke fasilitas Pusat Bahasa UIN Mataram. Mereka juga berkesempatan untuk bertukar ide dan pengalaman dengan staf dan dosen di Pusat Bahasa UIN Mataram. Nuriyadin, M.Fil.I, juga menambahkan, “Ini adalah momen yang sangat berharga bagi kami untuk saling belajar dan berkolaborasi dalam rangka meningkatkan pendidikan bahasa di Indonesia. Semoga studi banding ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara kedua institusi.”

Perwakilan dari Pusat Bahasa UIN Mataram, menyambut hangat kedatangan delegasi dari UIN Sunan Ampel Surabaya. “Kami berterima kasih atas kunjungan ini dan siap berbagi pengalaman kami dalam mengembangkan program pendidikan bahasa yang berkualitas,” ujarnya.

Studi banding ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan bahasa di kedua institusi dan berpotensi untuk merangsang kolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan kurikulum, riset, dan program-program pendidikan bahasa yang inovatif.