Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M)
August 19, 2025

PERWAKILAN LPPM UINSA MENGHADIRI PENUTUPAN DAN PENARIKAN KKN NUSANTARA 2025 DI HOTEL UNIVERSITY YOGYAKARTA

PERWAKILAN LPPM UINSA MENGHADIRI PENUTUPAN DAN PENARIKAN KKN NUSANTARA 2025 DI HOTEL UNIVERSITY YOGYAKARTA

LP2M Report, Senin, 18 Agustus 2025.

Penarikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara 2025 di Yogyakarta resmi digelar pada malam hari di Hotel University, Yogyakarta. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa peserta KKN nusantara di Yogyakarta yang berlangsung beberapa waktu lalu. Acara ini dihadiri oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., yang memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi pelaksanaan KKN Nusantara tahun ini. Hadir pula Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemenag RI, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, serta para dosen perwakilan dari berbagai PTKIN, diantaranya perwakilan dari LPPM UIN Sunan Ampel Surabaya yaitu Nur Lailatul Musyafaah, Fatikul Himami, dan Elok Maria Ulfah.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI dalam sambutannya menekankan pentingnya peran KKN Nusantara sebagai media penguatan moderasi beragama dan pengembangan karakter mahasiswa melalui pengabdian masyarakat secara langsung di berbagai daerah. Beliau mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh mahasiswa serta pendamping yang telah berkontribusi pada keberhasilan program tahun ini.
Setelah acara penarikan secara resmi ditutup, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi yang dipimpin oleh Ketua Panitia KKN Nusantara 2025 di Yogyakarta dari UIN Sunan Kalijaga, Ibu Galuh. Dalam sesi evaluasi tersebut, hadir dosen perwakilan dari PTKIN.

Ibu Galuh menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi fokus evaluasi program KKN Nusantara di Yogyakarta tahun ini. Tiga aspek utama yang diangkat dalam evaluasi adalah:

  1. Inventarisasi Dokumen KKN. Menurut Ibu Galuh, inventarisasi dokumen terkait KKN sangat krusial untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan program. Dokumen tersebut mencakup proses rekrutmen mahasiswa, pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta laporan akhir yang harus disusun oleh peserta dan pendamping. Dengan adanya sistem dokumentasi yang lengkap dan terstruktur, evaluasi kinerja serta perbaikan program di masa mendatang dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efektif.
  2. Pelaksanaan KKN Melalui Lima Seremonial. Pelaksanaan KKN Nusantara tidak hanya melibatkan kegiatan lapangan, tetapi juga serangkaian seremonial penting yang harus dijalankan dengan baik. Lima seremonial tersebut meliputi: pembukaan KKN secara resmi, penerjunan mahasiswa ke lokasi KKN, monitoring selama pelaksanaan, penarikan mahasiswa yang dilakukan langsung di lokasi KKN, serta ekspos hasil KKN. Kelima seremonial ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kelancaran dan kualitas pelaksanaan KKN.
  3. Penerapan Nilai-Nilai KKN Nusantara di Masyarakat. Salah satu tujuan utama KKN Nusantara adalah menanamkan nilai-nilai positif seperti moderasi beragama, toleransi, gotong royong, dan pemberdayaan masyarakat. Ibu Galuh menekankan pentingnya mahasiswa mampu menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut selama bertugas, sehingga dampak positif program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di lokasi.

Dalam sesi evaluasi juga ditemukan beberapa tantangan dan kendala yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah belum adanya keseragaman peraturan mengenai hak mahasiswa peserta KKN di setiap PTKIN. Hal ini terutama terkait dengan aspek transportasi, uang saku, dan biaya tempat tinggal selama KKN. Meski demikian, KKN Nusantara tahun 2025 di Yogyakarta dapat berjalan dengan lancar. Semangat kolaborasi antar PTKIN dan dukungan dari KEMENAG RI dan masyarakat memberikan optimisme bahwa KKN Nusantara akan terus menjadi program unggulan yang tidak hanya membentuk karakter mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Indonesia. (Ila)

Spread the love

Tag Post :

KKN, KKN NUSANTARA, LPPM UINSA, UINSA2025, UINSAHebat

Categories

Berita