Fakultas Ilmu Sosial & Politik
January 5, 2026

Menjaga Integritas Demokrasi dari Akar Rumput: PUKAPPOL Rilis Book Chapter “Integritas Demokrasi Lokal”

Menjaga Integritas Demokrasi dari Akar Rumput: PUKAPPOL Rilis Book Chapter “Integritas Demokrasi Lokal”

FISIP UINSA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya melalui Pusat Kajian Pedesaan dan Politik Lokal (PUKAPPOL) secara resmi merilis book chapter berjudul Integritas Demokrasi Lokal: Catatan Pemilu Indonesia 2024. Buku ini merupakan hasil kerja akademik berbasis riset lapangan yang dilakukan secara kolaboratif oleh sivitas akademika FISIP UINSA, khususnya Program Studi Ilmu Politik, sebagai bagian dari penguatan tradisi riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian berbasis keilmuan.

Buku ini lahir dari proses riset mendalam yang dilaksanakan sepanjang Januari hingga Mei 2024, melibatkan 16 mahasiswa Program Studi Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya yang sedang menjalani program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di berbagai lembaga kepemiluan dan institusi pendukung demokrasi. Riset dilakukan di tiga kabupaten, Sidoarjo, Gresik, dan Trenggalek, serta empat lembaga, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Secara keseluruhan, buku ini memuat 17 tulisan, terdiri atas 16 artikel berbasis riset empiris lapangan dan satu tulisan komparatif yang memperkaya perspektif dengan membandingkan praktik kepemiluan di Indonesia dan Meksiko. Keberadaan tulisan komparatif tersebut menunjukkan keterbukaan akademik FISIP UINSA dalam mengaitkan dinamika demokrasi lokal Indonesia dengan konteks global dan kajian Hubungan Internasional.

Demokrasi Lokal sebagai Arena Uji Integritas

Berangkat dari pemahaman bahwa integritas pemilu tidak semata-mata ditentukan oleh aturan formal atau prosedur teknis, buku ini menempatkan demokrasi lokal sebagai arena utama pengujian kualitas demokrasi. Pemilu dipahami sebagai proses kelembagaan yang berlangsung sepanjang siklus, mulai dari perencanaan, manajemen administrasi, pengawasan, partisipasi publik, hingga penyelesaian sengketa pasca-pemungutan suara.

Pengantar buku yang ditulis oleh Dr. Aniek Nurhayati, M.Si. menegaskan bahwa integritas pemilu harus dipahami secara substantif, tidak hanya sebagai ketiadaan kecurangan, tetapi sebagai kepatuhan terhadap norma demokrasi di seluruh tahapan pemilu. Dengan merujuk pada kerangka integritas pemilu yang dikembangkan Pippa Norris, buku ini menekankan bahwa kualitas demokrasi lokal sangat ditentukan oleh interaksi antara lembaga penyelenggara pemilu, kepemimpinan lokal, kapasitas administratif, serta partisipasi masyarakat sipil.

Dalam konteks Indonesia pasca-Reformasi, buku ini menunjukkan bahwa meskipun pemilu telah berjalan secara reguler dan kompetitif, berbagai persoalan klasik—seperti politik uang, beban administratif yang tinggi, ketimpangan penegakan hukum, hingga dominasi elite lokal—masih menjadi tantangan serius bagi penguatan demokrasi substantif. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan dalam buku ini menempatkan praktik demokrasi sehari-hari di tingkat lokal sebagai kunci untuk memahami dinamika integritas pemilu secara lebih realistis.

Lima Bab, Tiga Lensa Analisis

Secara sistematis, buku ini disusun dalam lima bab utama yang membahas integritas pemilu melalui tiga lensa analisis, yakni manajemen kepemiluan, kelembagaan, dan kepemimpinan. Beragam topik diangkat, mulai dari pengelolaan daftar pemilih, tata kelola logistik pemilu, penganggaran berbasis kinerja, peran media digital, partisipasi perempuan, hingga kepemimpinan aktor-aktor kunci seperti komisioner KPU dan Bawaslu, kepala desa, serta Bakesbangpol.

Kajian-kajian tersebut memperlihatkan bahwa integritas pemilu di tingkat lokal sangat dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi lembaga, kepemimpinan yang etis, serta keterlibatan aktif masyarakat. Buku ini juga menyoroti pentingnya pendidikan politik, literasi demokrasi, dan komunikasi publik sebagai fondasi bagi penguatan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu.

Penerbitan buku ini tidak dapat dilepaskan dari dukungan berbagai pihak. Selain kontribusi para mahasiswa sebagai penulis utama, buku ini juga mendapat pendampingan akademik dari para dosen FISIP UINSA, termasuk Prof. Chalik yang terlibat dalam pembimbingan riset di Bawaslu Gresik. Dukungan kelembagaan juga datang dari pengelola Program Studi Ilmu Politik, Dr. Noor Rohman, MA dan Ajeng Widya Prakasita, M.A., serta Ketua PUKAPPOL FISIP UINSA, Dr. Ilyas Rolis, yang mendorong buku ini menjadi bagian dari agenda strategis publikasi pusat kajian.

Peneguhan Peran PUKAPPOL

Melalui perilisan book chapter ini, PUKAPPOL menegaskan posisinya sebagai pusat kajian yang aktif dalam produksi pengetahuan kritis yang berdampak bagi penguatan demokrasi dan tata kelola politik di Indonesia. Buku Integritas Demokrasi Lokal: Catatan Pemilu Indonesia 2024 diharapkan menjadi referensi penting bagi akademisi, penyelenggara pemilu, pengambil kebijakan, serta masyarakat luas yang memiliki kepedulian terhadap masa depan demokrasi Indonesia.

Lebih dari sekadar dokumentasi hasil riset, buku ini merupakan ajakan intelektual untuk terus mengkritisi, memperbaiki, dan memperkuat praktik demokrasi dari tingkat paling dekat dengan warga negara: demokrasi lokal. (BsR)

Buku dapat diakses melalui tautan: Disini

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan program FISIP UINSA, silakan kunjungi dan ikuti media sosial kami di Instagram.

Spread the love

Tag Post :

#pukappol

Categories

Berita