UIN Sunan Ampel Surabaya
August 14, 2025

KKN 135 UINSA BERI PENYULUHAN PEMBUATAN BRIKET RAMAH LINGKUNGAN DARI SEKAM PADI

KKN 135 UINSA BERI PENYULUHAN PEMBUATAN BRIKET RAMAH LINGKUNGAN DARI SEKAM PADI

UINSA Newsroom, Kamis (14/08/2025); Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 135 dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bertema “Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Ramah Lingkungan. Bertempat di Balai Desa Sine, kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri warga desa dari berbagai kalangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi pemanfaatan limbah sekam padi sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing peserta. Setelah itu, penyampaian materi utama disampaikan Rico, salah satu anggota KKN, yang menjelaskan proses pengolahan sekam padi menjadi briket. Untuk memperjelas materi yang disampaikan, dua anggota KKN lainnya, Tsanaa dan Nindi, turut memperagakan langsung proses pembuatan briket dari awal hingga menghasilkan produk akhir berbentuk briket padat siap pakai.

Penyampaian materi tidak hanya terbatas pada proses teknis, tetapi juga mencakup strategi pemasaran agar produk ini dapat diterima masyarakat dan memiliki daya jual. Sesi tanya jawab pun dibuka sebagai sarana interaktif antara peserta dan pemateri.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari warga yang hadir. Salah satu peserta, Roif menyampaikan, bahwa dirinya baru tahu kalau sekam padi yang biasanya hanya dibakar dan menjadi sampah, ternyata bisa dimanfaatkan. “Dari pelatihan ini saya jadi tahu bahwa sekam padi bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual,” ujarnya.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN kelompok 135 menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif warga dan dukungan dari perangkat desa. Diharapkan penyuluhan ini tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dengan memanfaatkan sekam padi sebagai bahan bakar alternatif, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di desa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih mandiri dan berwawasan lingkungan. (KKN135)

Reportase: KKN135
Redaktur: Nur Hayati
Korektor Foto: MN. Cahaya

Spread the love

Tag Post :

Categories

Berita