Berita

UIN Sunan Ampel Surabaya

Thursday, 18 August 2022

DUA SOFT SKILL INI YANG HARUS DIMILIKI WISUDAWAN UINSA

UINSA Newsroom, Kamis (18/08/2022); Pembekalan dan Konsultasi Job Karir bagi wisudawan pada wisuda 100 digelar pada Kamis, 18 Agutus 2022. Hadir dan mengisi kegiatan pembekalan Dr. Ibrahim Kholilul Rohman, SE., M.SE., Senior Research Associate at Indonesia Financial Group Progress (IFG Progress), Ph.D, Moh. Ghozali, SE selaku CEO Nusantara Ojek.

Selain itu, hadir pula Moh. Yasin, M.Kom., Koordinator Pengembangan Sistem Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PUSTIPD), serta narasumber konsultasi job karir bersama Dr. Nailatin Fauziyah, M.Si., M.Psi., dan Lucky Abrory, S.Psi., M.Psi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., dalam kesempatan ini berpesan, bahwa para wisudawan akan menghadapi kenyataan banyak sekali pekerjaan yang tidak ada latar belakang pendidikannya. “Betapa  situasi yang kita hadapai sekarang sangat jauh berbeda. Juga diramalkan akan banyak sekali prodi yang pada akhirnya gulung tikar. Sekarang banyak sekali pekerjaan yang persyaratannya itu tidak ditanya ijazah dan lulusan apa,” ujar Prof Inung, panggilan akrab Prof. Zainul Hamdi.

‘Kemampuan Akademik itu Penting, Soft Skill juga tidak kalah penting.’ Prinsip inilah yang ditekankan Prof. Inung, agar para alumni mampu berdaptasi dengan situsai saat ini. Prof. Inung secara khusus juga mengutip data yang disampaikan Kemdikbud Ristek, bahwa hanya 27 persen lulusan Perguruan Tinggi yang bekerja sesuai dengan kualifikasi akademiknya. 73 persen sisanya tersebar di sektor lain yang seringkali tidak berkaitan dengan kualifikasi akademik yang dipelajari di bangku kuliah.

Sejalan dengan data tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, sebagaimana dikutip Prof. Inung juga menegaskan, bahwa saat ini salah satu Soft Skill yang sangat menentukan masa depan para wisudawan adalah kemampuan beradaptasi dengan tantangan-tantangan terbaru. Sehingga para alumni perguruan tinggi diharapkan memiliki kemampuan adaptif yang tinggi terhadap keadaan.

“Ketika orang dihadapkan pada situasi baru, kalau orang tersebut tidak memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan tantangan baru, selesai, disitulah akhir hidup kalian. Jadi kalian harus selalu mengasah diri untuk menghadapi tantangan-tantangan yang baru, apapun karir yang dipilih,” tegas Guru Besar UINSA Bidang Sosiologi ini.

Prof Inung juga berpesan, bahwa Soft Skill kedua yang harus dimiliki adalah kemampuan untuk mengkomunikasikan gagasan baik lisan maupun tulisan. “Ide, kreatifitas itu kalau tidak bisa dikomunikasikan untuk apa, orang tidak akan tahu. Dunia kita sekarang seperti ini,” terang Pria Asal Lamongan ini

“Kalian tetap fokus, jangan pernah putus asa, dan diatas segala-galanya Enjoy Your Life. Tidak usah terlalu suntuk dalam hidup, nikmati. Play Hard Work Hard,” akhiri Prof. Inung. (Alf/Humas)