Artikel

Perlindungan Spesies Ikan Pari Manta secara Holistik: Mengupas Strategi Berkelanjutan dalam Kegiatan Kuliah Tamu oleh Derta Prabuning, S.Kel., M.Si.

Program Studi (prodi) Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) menyelenggarakan kuliah tamu untuk mata kuliah Sumber Pesisir dan Laut bagi mahasiswa yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom meeting pada tanggal 23 Oktober 2020. Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang berpengalaman, Bapak Derta Prabuning, S.Kel., M.Si., untuk menyampaikan topik menarik mengenai “Perlindungan Spesies Ikan Pari Manta secara Holistik”.

“Kuliah tamu bagi mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan  baru pertama kali dilaksanakan secara online pada tahun ini,” ucap Kepala Program Studi Ilmu Kelautan, Asri Sawiji, M.T. Lebih lanjut, dosen yang akrab disapa Asri tersebut mengatakan jika sebelum pandemi, kegiatan kuliah tamu  dilaksanakan secara langsung oleh mahasiswa di kelas prodi Ilmu Kelautan dengan mengundang narasumber yang datang langsung ke Prodi.

 “Paparan kegiatan konservasi mengenai pari manta yang menjadi tajuk utama kuliah tamu kali ini sangat mendukung perkuliahan Konservasi Sumber Daya Pesisir dan Laut,” jelasnya pada Jumat (23/10/20).

Dalam kuliah tamu ini, Bapak Derta Prabuning memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya perlindungan ikan pari manta dan pendekatan holistik yang diperlukan dalam menjaga kelangsungan hidup spesies ini. Dalam paparannya, beliau menggarisbawahi betapa kritisnya perlindungan ikan pari manta, mengingat adanya ancaman terhadap populasi mereka dan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Salah satu poin yang dibahas oleh Bapak Derta Prabuning adalah pemahaman tentang ekologi dan perilaku ikan pari manta. “Spesies pari manta memainkan peran penting dalam ekosistem laut, termasuk menjaga keseimbangan rantai makanan dan menjaga keberlanjutan ekosistem karang,” urainya. Informasi ini penting bagi para mahasiswa kuliah tamu agar dapat memahami betapa vitalnya perlindungan spesies ini.

Selanjutnya, Bapak Derta Prabuning membahas tantangan yang dihadapi oleh ikan pari manta dalam kehidupan mereka sehari-hari. Ia menjelaskan mengenai penangkapan yang tidak berkelanjutan dan perdagangan ilegal yang menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup ikan pari manta. Dalam konteks ini, beliau menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga konservasi, dan masyarakat dalam upaya melawan praktik-praktik yang merugikan spesies ini.

Pendekatan holistik dalam perlindungan ikan pari manta juga menjadi fokus utama kuliah tamu ini. Bapak Derta Prabuning menekankan perlunya pengumpulan data ilmiah yang akurat dan komprehensif tentang ekologi dan populasi ikan pari manta sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat. “Pengawasan yang ketat terhadap penangkapan dan perdagangan ilegal ikan pari manta serta perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut,” lanjutnya.

Mahasiswa kuliah tamu sangat terlibat dalam sesi ini, mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan Bapak Derta Prabuning. Diskusi ini melibatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang perlindungan spesies ikan pari manta dan pentingnya peran masing-masing individu dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Kuliah tamu ini berhasil memberikan wawasan dan inspirasi kepada para mahasiswa tentang upaya perlindungan spesies ikan pari manta secara holistik. Diharapkan, laporan ini dapat memotivasi lebih banyak orang untuk berkontribusi dalam pelestarian ikan pari manta dan lingkungan laut secara keseluruhan.