Berita

Surabaya, 8 Februari 2025 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya sukses menggelar kegiatan pembekalan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam skema Asistensi Mengajar secara daring selama dua hari, pada 6-7 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 670 mahasiswa dari tujuh program studi (Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Matematika, dan pendidikan IPA) yang akan melaksanakan Asistensi Mengajar di berbagai sekolah mitra.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan serta keterampilan yang dibutuhkan sebelum mereka terjun langsung ke dunia pendidikan sebagai bagian dari program Asistensi Mengajar. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan di lapangan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah tempat mereka mengajar.

Hari pertama pembekalan difokuskan pada pemahaman kebijakan teknis pelaksanaan program Asistensi Mengajar, sistem MBKM UINSA, serta instrumen konversi mata kuliah dalam skema MBKM. Sedangkan hari kedua mahasiswa mendapatkan materi tentang menjadi guru inovatif di masa depan dan penulisan artikel ilmiah dengan memanfaatkan teknologi. Para peserta mendapatkan pemaparan materi dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya, termasuk dari pihak universitas dan praktisi pendidikan.

Dengan suksesnya pelaksanaan pembekalan ini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya optimistis bahwa para mahasiswa peserta MBKM-Asistensi Mengajar akan mampu menjalankan tugas mereka dengan baik dan membawa dampak positif bagi dunia pendidikan.