Berita

LPM News, Surabaya, 27 Februari 2025 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bersama Tim Designer Kurikulum UINSA melakukan benchmarking ke Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam rangka pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat strategi penyusunan kurikulum yang lebih adaptif dan relevan dengan standar pendidikan tinggi berbasis capaian pembelajaran.

Kunjungan benchmarking ini berlangsung pada Kamis, 27 Februari 2025, pukul 09.00 – 11.00 WIB, dipimpin oleh Holilah, M.Si, Koordinator Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran pada Lembaga Penjaminan Mutu dengan melibatkan 10 peserta dari Tim Desainer Kurikulum UINSA yaitu Ahmad Fauzi, M.Pd dari Lembaga Penjaminan Mutu; Moch. Cholil, M.Th.I. dari Tim Akademik Rektorat; Dr. H. Mohammad Arif, MA, Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah dan Hukum (FSH); Dr. Muh. Sholihuddin, M.H.I., Ketua Gugus Kendali Mutu (GKM) FSH; Prof. Dr. Mukhammad Zamzami, Lc, M.Fil.I, Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF); Dr. Ida Rochmawati, M.Fil.I, Ketua Program Studi Ilmu Hadist FUF; Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag, Wakil Dekan 1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK); Muhammad Nuril Huda, M.Pd, Ketua GKM FTK; Dr. H. Hammis Syafaq, M.Fil.I, Wakil Direktur Pascasarjana dan Dr. Achmad Fageh, M.HI Ketua GKM Pascasarjana.

Rombongan Tim Desainer Kurikulum UINSA diterima langsung oleh perwakilan Direktorat Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, Dr. Muji Sri Prastiwi, S.Pd., M.Pd., Kasubdit Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran dan Enny Susiyawati, S.Si., M.Sc., M.Pd., Ph.D., Kepala Seksi Pengembangan Kurikulum. Dalam pertemuan ini, Tim Kurikulum UNESA menyampaikan pengalaman terkait perancangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum berbasis OBE guna meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor UINSA, Prof. Dr. Akh. Muzakki, M.Ag., dalam Penyamaan Persepsi Tim Desainer Kurikulum UINSA menyampaikan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penyusunan kurikulum UINSA periode 2025-2029. “Kami ingin memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan benar-benar berbasis capaian pembelajaran dan relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan global. Sehingga kurikulum yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar nasional dan internasional, tetapi juga mampu mencetak lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global.,” ungkapnya.

Diskusi dalam sesi benchmarking ini mencakup berbagai aspek teknis dan implementatif, seperti penyusunan learning outcomes, asesmen berbasis kompetensi, dan strategi pembelajaran aktif yang efektif. Selain itu, UNESA berbagi pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam menerapkan kurikulum OBE di berbagai program studi.

Dengan adanya benchmarking ini, diharapkan UINSA dapat mengadaptasi praktik terbaik dari UNESA dalam menyusun kurikulum berbasis OBE yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa serta dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya LPM UINSA dalam meningkatkan standar mutu akademik dan mendukung pencapaian visi UINSA sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global [lila].

UINSA Surabaya:

Building Character Qualities: for the Smart, Pious, and Honourable Nation

Stronger Together

Together Stronger

#BanggaUINSA

#AyoKuliahdiUINSA

#ItsMyDream

#ItsMyDestination

#UINSASurabaya

#UINSAJaya

#UINSAAkreditasiUnggul