Urgensitas Dalam Memahami Surah Al-Mulk

Fakultas Sains dan Teknologi
January 6, 2026

Urgensitas Dalam Memahami Surah Al-Mulk

Oleh: Nadinda Aisyah Kamilia (199606272025052005)

CPNS Dosen Asisten Ahli

Fakultas Sains dan Teknologi UINSA

Memaknai Surat Al-Mulk bagi seluruh civitas akademika UIN Sunan Ampel Surabaya menjadi penting karena surat ini mengajarkan kesadaran mendalam mengenai tanggung jawab dalam bekerja, kualitas amal, dan refleksi diri dari nilai-nilai yang sejalan dengan spirit ke-UINSA-an, sebagai perguruan tinggi Islam yang mengintegrasikan keilmuan, spiritualitas, dan kemanusiaan. Al-Mulk dibuka dengan penegasan bahwa hidup dan mati diciptakan “liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala” (QS. Al-Mulk: 2) yang berarti “untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya”, sebuah pesan yang relevan dengan visi UINSA dalam menumbuhkan keunggulan akademik yang bermakna dan bertanggung jawab. Ayat lain yang berbunyi, “wa lilladziina kafaruu birabbihim ‘adzaabu Jahannam, wabi’sal mashiir” (QS. Al-Mulk: 6), yang artinya, “dan orang-orang yang ingkar kepada Tuhannya, akan mendapat azab neraka Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat Kembali” menegaskan pentingnya penggunaan akal dan nalar kritis, dan tidak ingkar kepada tanda-tanda kekuasaan Allah sebagaimana penyesalan penghuni neraka yang berkata, “Sekiranya dahulu kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka” (QS. Al-Mulk: 10), yang selaras dengan misi UINSA dalam mengembangkan tradisi keilmuan, riset, dan pemikiran reflektif. Dalam konteks kampus, pemaknaan Al-Mulk ini tidak berhenti pada tataran teks, tetapi diimplementasikan melalui penguatan etika akademik, integritas riset, kajian Al-Qur’an tematik kontekstual, serta kebijakan yang menumbuhkan kesadaran muraqabah (merasa diawasi oleh Allah) dalam setiap aktivitas ilmiah dan sosial. Sehingga dampaknya, UINSA tidak hanya membangun reputasi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjaga marwah dan dignity sebagai kampus yang melahirkan insan berilmu, berakhlak, dan berorientasi kebermanfaatan. Keunggulan UINSA terletak pada kemampuannya menjadikan nilai Qur’ani seperti dalam Surat Al-Mulk sebagai ruh yang menghidupkan budaya akademik, sehingga membedakannya dari kampus lain yang kerap memisahkan antara kecerdasan intelektual dan kesadaran moral. Dengan demikian, Al-Mulk tidak sekadar dibaca, tetapi dimaknai dan dihadirkan secara nyata dalam denyut kehidupan baik bagi seruluh civitas akademika UINSA (06012026).

Spread the love

Tag Post :

Categories

Artikel, Berita, Kolom UINSA