
Oleh: Kiki Malika Primadani, M.Hum
CPNS Dosen Asisten Ahli pada Fakultas Adab dan Humaniora
UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah bersama bagi seluruh sivitas akademika. Di ruang inilah setiap individu tumbuh, berproses, dan mengabdikan diri dengan semangat kebersamaan.
Sense of belonging yang berarti merasa memiliki dan peduli menjadi kunci penting dalam membangun lingkungan kampus yang sehat dan bermakna. Rasa memiliki dan kepedulian mendorong setiap warga kampus untuk tidak hanya hadir secara formal, tetapi juga terlibat secara batin dan emosional dalam memajukan institusi.
Sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan UINSA, prinsip give and take perlu dimaknai secara seimbang. Namun, memberi seyogianya didahulukan daripada menuntut. Ketika kontribusi diberikan dengan Ikhlas, baik tenaga, pikiran, maupun waktu. Maka rasa memiliki itu akan terasa dan terlihat, meskipun tanpa jabatan dan tanpa sorotan.
Sebaliknya, apabila yang lebih dikedepankan hanyalah apa yang kita peroleh dari kampus, maka rasa memiliki perlahan akan memudar. Pengabdian pun akan kehilangan makna, dan hubungan dengan institusi menjadi sekadar rutinitas administratif.
Dengan berlandaskan nilai Iman, Islam, dan Ihsan, UINSA terus mengajak seluruh warganya untuk memberi yang terbaik. Ketulusan dalam berkhidmat bukan hanya menguatkan institusi, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan makna dalam setiap peran yang dijalani.