Oleh : Anneke Eva Meliana A.Md.
CPNS – PRANATA KOMPUTER TERAMPIL PUSAT SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DAN PANGKALAN DATA UINSA
Keunggulan bukanlah sekadar superioritas kuantitatif. Ia melampaui angka-angka dan statistik, merangkul aspek-aspek kualitatif yang seringkali sulit diukur. Keunggulan mencakup inovasi, kreativitas, kualitas layanan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Sebuah produk atau layanan yang unggul tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga melampaui ekspektasi mereka, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.
Langkah kaki di koridor UINSA akan membawa kita pada sebuah filosofi besar bernama “Integrated Twin Towers”. Ini bukan sekadar arsitektur, melainkan manifesto pendidikan. UINSA percaya bahwa ilmu pengetahuan umum dan ilmu keislaman adalah dua sisi dari satu koin yang sama. Di sini, seorang saintis tidak hanya mahir dalam rumus, tetapi juga tunduk pada etika ketuhanan. Sebaliknya, seorang pemikir agama didorong untuk memahami realitas empiris dunia modern.
Di era di mana polarisasi merajalela, UINSA hadir sebagai oase. Karakter unggul dalam Moderasi Beragama menjadikan mahasiswa UINSA sebagai pribadi yang moderat (wasathiyah). Mereka dididik untuk memiliki iman yang teguh namun tetap memiliki hati yang lapang untuk menghargai perbedaan. Keunggulan ini membuat lulusan UINSA mampu diterima di berbagai lapisan masyarakat, menjadi perekat persatuan bangsa yang majemuk.
Menjadi bagian dari UINSA adalah sebuah perjalanan untuk menjadi pribadi yang utuh. Di kampus ini, kita tidak hanya diajari cara mencari nafkah, tetapi diajari bagaimana cara hidup yang bermakna. UINSA adalah tempat di mana mimpi-mimpi besar dirajut dengan benang doa dan kerja keras, demi mewujudkan peradaban yang berkeadilan dan penuh rahmat.