SURABAYA (12/01/2026) – Senin pagi di pertengahan Januari 2026 menyapa kawasan Gununganyar dengan nuansa yang sedikit berbeda. Langit Surabaya yang biasanya menyengat sejak dini hari, kali ini menyuguhkan hawa yang cukup sejuk dan bersahabat. Di loby Tower KH. Mahrus Ali Gununganyar Kampus 2 UIN Sunan Ampel Surabaya, barisan rapi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah terbentuk presisi, siap mengikuti ritual pekanan yang menjadi penanda dimulainya aktivitas apel pagi.
Pada kesempatan kali ini, giliran Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang memiliki tanggung jawab sebagai petugas pelaksana apel. Sebuah tugas yang diemban dengan keseriusan penuh, terlihat dari persiapan matang yang telah dilakukan. Apel ini tidak hanya dihadiri oleh staf dan karyawan, melainkan lengkap dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat teras universitas, mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro, Kepala Lembaga, Dekan, Wakil Dekan, hingga segenap civitas akademika UIN Sunan Ampel Surabaya.
Pelaksanaan apel pagi ini berjalan dengan sangat khidmat dan terorganisir, sebuah cerminan dari soliditas tim manajemen FISIP. Di bawah komando Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Dr. Rahmat Arofah Hari Cahyadi, M.Pd.I, seluruh sumber daya tenaga kependidikan (Tendik) FISIP dikerahkan untuk memastikan kesempurnaan acara. Dr. Rahmat, yang dikenal dengan ketelitiannya, memastikan setiap detail teknis. Mulai dari tata suara hingga kebersihan lokasi telah siap sedia. Keterlibatan penuh para Tendik FISIP yang datang lebih awal untuk mempersiapkan segalanya menjadi bukti nyata dedikasi di balik layar yang patut diapresiasi.

Suara lantang dan tegas dari Bapak Basuki Rahmat, M.IP., yang bertindak sebagai Pemimpin Apel, memecah keheningan pagi. Sisi spiritualitas, yang menjadi nafas utama kampus Islam ini, dibawakan dengan syahdu oleh Bapak Agus Syarifudin Efendi, M.A. sebagai pembaca doa. Lantunan harapan dan munajat yang dipanjatkannya seolah menjadi penyejuk batin, memohon keberkahan untuk institusi dan seluruh warganya dalam menjalani pekan kerja yang produktif. Dalam bacaan doa beliau, terdenger lantunan Sholawa Sunan Ampel yang menjadi ciri khas. Sementara itu, jalannya acara dipandu dengan runtut oleh Bapak Dhimas Rudy Hartanto, M.Han. sebagai Master of Ceremony (MC). Intonasi suaranya yang tenang namun berwibawa menjaga ritme apel tetap sakral dari awal hingga akhir.
Puncak dari kegiatan apel pagi ini adalah penyampaian amanat oleh Pembina Apel, yang disampaikan langsung oleh Bapak Dekan FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. H. Abd. Chalik, M.Ag. Pembina apel, Prof. Chalik tidak sekadar memberikan sambutan normatif. Beliau menyampaikan pesan reflektif yang mengingatkan kesadaran profesional setiap ASN yang hadir.
Dalam amanatnya, Prof. Chalik menyoroti fenomena psikologis yang kerap melanda lingkungan kampus saat masa libur perkuliahan tiba. Beliau mengajak seluruh peserta apel untuk bermuhasabah (instrospeksi diri). Masa jeda perkuliahan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi kedisiplinan pegawai. Godaan untuk menurunkan tempo kerja, datang terlambat, atau pulang lebih cepat seringkali muncul ketika atmosfer kampus terasa “santai”. Di sinilah, menurut Prof. Chalik, loyalitas dan komitmen seorang ASN diuji.

“Justru di tengah kesepian kampus inilah integritas kita dipertaruhkan. Apakah kita bekerja karena diawasi keramaian, atau kita bekerja karena sadar akan tanggung jawab?” lanjutnya.
Lebih dalam lagi, Guru Besar FISIP ini mengingatkan tentang esensi “kontrak” yang mengikat setiap individu di UINSA. Beliau menegaskan bahwa kontrak kerja ASN bukan sekadar tanda tangan di atas kertas bermaterai dengan negara, melainkan juga kontrak spiritual dengan Tuhan. Pesan ini seolah menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika. Prof. Chalik menekankan bahwa masa libur perkuliahan seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal produktif lainnya, seperti pembenahan administrasi, penyusunan rencana strategis, riset, atau peningkatan kompetensi diri, bukan untuk bersantai.
Menutup amanatnya, Prof. Chalik melambungkan harapan tinggi. Beliau mendoakan agar seluruh ASN di lingkungan UIN Sunan Ampel Surabaya, dari level pimpinan hingga staf pelaksana, senantiasa diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang amanah.
Apel pagi yang berakhir sekitar pukul 08.00 WIB ini meninggalkan kesan mendalam. Barisan dibubarkan oleh Bapak Basuki Rahmat, namun pesan tentang loyalitas dan disiplin yang dibawa oleh tim FISIP pagi itu tetap tertinggal di benak para peserta.

Pagi itu, FISIP UINSA tidak hanya sukses menjalankan tugas seremonial sebagai petugas apel. Lebih dari itu, mereka berhasil menyuntikkan energi moral baru untuk memulai pekan ini. Di bawah langit Surabaya yang sejuk, semangat untuk memberikan layanan terbaik kembali dinyalakan, menegaskan bahwa UIN Sunan Ampel Surabaya siap terus melaju, tak peduli musim libur atau masuk, demi marwah pendidikan dan pengabdian kepada bangsa. DRH
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan program FISIP UINSA, silakan kunjungi dan ikuti media sosial kami di Instagram.