Moch. Zulkarnain Muis., S.H., M,Ag.
Perjalanan akademik dan profesionalnya dimulai pada tahun 2016 ketika ia diterima sebagai mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab di UIN Sunan Ampel Surabaya. Sejak awal, ia menunjukkan minat kuat pada kajian fikih dan hukum Islam, khususnya dalam pendekatan perbandingan pendapat ulama. Konsistensi, kedisiplinan, serta ketekunan dalam studi mengantarkannya lulus pada tahun 2020 sebagai lulusan terbaik Fakultas Syariah dan Hukum dengan IPK 3,86 dan gelar Sarjana Hukum (S.H.). Skripsinya yang berjudul “Permainan Catur dalam Hukum Islam: Studi Komparatif Pendapat Yahya bin Sharaf al-Nawawi dengan Ibnu Taymiyyah” tidak hanya mencerminkan kemampuan analisis tekstual terhadap literatur klasik, tetapi juga menunjukkan keberanian akademik dalam mengkaji isu fikih yang kerap diperdebatkan. Prestasi tersebut sekaligus menjadi dasar kepercayaan institusi untuk memberinya beasiswa melanjutkan studi magister di UIN Sunan Ampel pada Program Studi Studi Islam dengan konsentrasi Hukum Keluarga Islam.
Pasca lulus S1, Melanjutkan Pada jenjang magister, ia semakin mematangkan orientasi keilmuannya pada persoalan hukum keluarga dan realitas sosial keagamaan. Pada tahun 2022, ia lulus sebagai lulusan terbaik Program Studi Studi Islam dengan IPK 3,92 dan meraih gelar Magister Agama (M.Ag.). Tesisnya yang berjudul “Problematika dalam Perkawinan Siri: Studi Fenomenologi Mahasiswa Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya” menegaskan pendekatan interdisipliner antara hukum Islam dan ilmu sosial, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap problem aktual masyarakat. Selepas menyelesaikan studi, ia mengabdikan diri sebagai Guru Pendidikan Agama Islam di SMA Hidayatul Ummah Mulyorejo Surabaya, sebelum kemudian memperluas pengalaman praktis di bidang hukum sebagai Paralegal (Legal Studies Research Assistant) pada Dewan Syam & Partners Law Firm Jakarta. Pengalaman akademik, pendidikan, dan praktik hukum tersebut berpuncak pada komitmennya untuk mengabdi kepada negara melalui jalur keagamaan, yang diwujudkan dengan mendaftar CPNS formasi Penghulu pada tahun 2024 dan secara resmi diangkat pada tahun 2025 sebagai CPNS Penghulu Kantor Urusan Agama Kecamatan Sukolilo Surabaya, di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia, dengan harapan dapat berkontribusi langsung dalam pelayanan, pembinaan, dan penguatan hukum keluarga Islam di tengah masyarakat.