Surabaya, 11 Juni 2026 – Internasional Office (IO) UIN Sunan Ampel Surabaya menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi, pengelola hotel, apartemen, hingga perusahaan yang berinteraksi langsung dengan warga negara asing (WNA).

Dalam sambutannya, perwakilan Kantor Imigrasi menegaskan bahwa meningkatnya jumlah warga negara asing yang datang ke Indonesia, baik untuk tujuan pendidikan, wisata, bisnis, maupun pekerjaan, membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Namun demikian, peningkatan tersebut juga memerlukan pengawasan yang lebih baik guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian yang berlaku.
Sebagai upaya mendukung pengawasan tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi mengembangkan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang berfungsi sebagai sarana pelaporan elektronik keberadaan warga negara asing secara cepat, akurat, dan efisien. Melalui aplikasi ini, setiap pihak yang bertanggung jawab atas tempat tinggal atau akomodasi WNA diwajibkan melaporkan keberadaan mereka sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, khususnya Pasal 72.

Dalam forum tersebut, Imigrasi menekankan bahwa pengawasan terhadap orang asing bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tugas bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Perguruan tinggi, termasuk UIN Sunan Ampel Surabaya, memiliki peran penting sebagai institusi yang menaungi mahasiswa internasional selama menjalani studi di Indonesia.
Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan teknis pelaporan, mulai dari proses registrasi akun APOA, pelaporan mahasiswa internasional yang tinggal di asrama maupun di luar kampus, hingga mekanisme pelaporan ketika mahasiswa melakukan perjalanan ke daerah lain. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi serta memperoleh penjelasan langsung dari tim teknis Imigrasi.

Bagi UIN Sunan Ampel Surabaya, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung tata kelola mahasiswa internasional yang tertib administrasi, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi nasional. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan kondusif bagi mahasiswa internasional.
Melalui pemanfaatan APOA secara optimal, diharapkan proses pelaporan dan pengawasan keberadaan warga negara asing dapat berjalan lebih efektif sehingga mendukung terciptanya sistem keimigrasian yang modern, transparan, dan berbasis teknologi.
Kesadaran administrasi keimigrasian, merupakan bagian dari tata kelola internasional yang profesional, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan mitra internasional terhadap institusi pendidikan di Indonesia.
N_M_
A_