Surabaya – UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) terus memperluas jejaring internasional melalui penguatan kolaborasi lintas budaya. Hal ini terlihat dalam penyelenggaraan talk show bertajuk “Keyakinan dan Budaya Masyarakat Jepang di Mata Orang Indonesia” yang digelar di Amphitheater Gedung Tengku Ismail Yaqub, pada Rabu, 11 Maret 2026. Bekerjasama dengan Dakwah Tv, kegiatan ini dihadiri 290 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan, dosen, serta mahasiswa UINSA.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya cross culture communication dan mutual understanding dalam membangun relasi global, khususnya antara Indonesia dan Jepang. Menurutnya, interaksi dengan budaya yang berbeda membuka ruang belajar yang sangat luas. Jepang, lanjut Prof. Muzakki, merupakan salah satu negara yang memiliki banyak nilai yang dapat dipelajari, mulai dari arsitektur, tata krama, hingga kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. “Modernitas tidak harus bertabrakan dengan tradisi. Jepang adalah contoh nyata bagaimana sebuah bangsa mampu maju secara teknologi namun tetap menjaga nilai-nilai budaya dan tradisinya,” ungkapnya.
Talk show ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman dan kedekatan dengan Jepang dari berbagai perspektif. Narasumber tersebut antara lain Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Dr Takonai Susumu. Ph.D, Dr. Afifah, M.Sc. dari Universitas Darul Ulum yang juga merupakan alumni program Dai ke Jepang, serta Dr. Eng. Anang Konafi, alumni Kumamoto University.

Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, para narasumber membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka mengenai kehidupan keagamaan masyarakat Jepang, dinamika budaya, serta bagaimana orang Indonesia memandang praktik keyakinan di Jepang. Perspektif yang beragam ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang masyarakat Jepang yang sering dikenal modern namun tetap memiliki sistem nilai yang kuat.
Penyelenggaraan talk show ini juga menjadi tonggak awal penguatan kolaborasi antara Jepang dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Selama ini, kerja sama antara kedua pihak telah berjalan melalui program student mobility, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UINSA yang berkesempatan mengikuti program akademik di Kumamoto University, Jepang.

Namun demikian, kegiatan seminar dan diskusi seperti ini menjadi penanda formal untuk memperluas kerja sama di masa depan. Tidak hanya terbatas pada bidang sains dan teknologi, kolaborasi ke depan diharapkan juga mencakup bidang sosial, budaya, dan humaniora.

Di akhir kegiatan, para perwakilan Konjen Jepang di Surabaya juga membuka wawasan mengenai berbagai peluang program pendidikan, kerja sama akademik, serta kesempatan belajar di Jepang yang dapat diakses oleh sivitas akademika UINSA.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga besar UIN Sunan Ampel Surabaya dapat semakin mengenal Jepang secara lebih dekat, baik dari sisi budaya, tradisi, maupun kehidupan keagamaannya. Selain itu, talk show ini juga diharapkan menjadi pintu awal bagi lahirnya berbagai program kolaborasi internasional yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.
Nn_ Sp_
A_