
UINSA Newsroom, Kamis (27/08/2026); Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 1 tenaga kependidikan dan 23 dosen PNS Formasi Tahun 2024 pada Kamis (27/08/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lobby Lantai 2 Gedung Teungku KH. Ismail Yaqub tersebut mencakup pelantikan Kepala Subbagian Umum Fakultas Kedokteran, Dosen Asisten Ahli, dan Dosen Lektor.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri langsung Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Muhammad Zain, M.Ag. Hadir pula jajaran pimpinan UINSA Surabaya serta sejumlah tamu undangan.

Dalam arahan dan sambutannya, Dr. Zain menekankan pentingnya tanggung jawab dan integritas bagi pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan agar setiap pejabat mampu menjalankan amanah secara penuh serta tidak menghindari tanggung jawab maupun melemparkan kesalahan kepada bawahan.
“Pejabat itu ada yang hand-on, pejabat yang pasang badan. Seratus persen tanggung jawab terhadap jabatan atau posisi yang kita ambil. Jangan jadi pejabat yang hand-off, yang buang badan dan selalu mencari-cari kesalahan orang lain,” tegasnya.

Selain kepemimpinan yang bertanggung jawab, Dr. Zain juga menyoroti perkembangan transformasi manajemen karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang semakin berorientasi pada pelayanan dan pemenuhan hak pegawai. Menurutnya, kenaikan pangkat dan pengembangan karier merupakan hak setiap ASN yang perlu dipenuhi melalui proses birokrasi yang efektif dan tidak berbelit.
“Transformasi manajemen karier ASN ini harus memastikan bahwa hak-hak ASN dapat dipenuhi dengan cepat dan tepat. Jangan sampai proses birokrasi justru menjadi hambatan bagi pengembangan karier,” ujarnya.

Menurut Dr. Zain, transformasi tersebut turut mengantarkan Kementerian Agama meraih penghargaan tertinggi di bidang manajemen karier ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Adi Manawa Nugraha Pratama. Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu bukti pentingnya pembenahan tata kelola serta penguatan budaya kerja dalam meningkatkan kualitas layanan kepegawaian.
Di akhir sambutannya, Dr. Zain mengingatkan bahwa sebuah jabatan memiliki masa dan batas waktu. Namun demikian, jejak kepemimpinan atau warisan yang ditinggalkan seorang pejabat akan terus dikenang dan menjadi bagian dari pembelajaran bagi lingkungan kerja maupun institusi.

“Jabatan bukanlah tentang berapa lamanya, tetapi legacy apa yang kita tinggalkan menjadi lesson learned dan cerita menarik bagi teman-teman semua. Usahakan kalau Anda menjadi pejabat atau pelayan publik, everybody happy, buat orang lain bahagia,” pungkasnya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini menjadi momentum bagi 24 pejabat yang dilantik untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan publik yang efektif dan berkualitas. Melalui penguatan budaya kerja yang responsif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan, UINSA Surabaya terus mendorong terwujudnya tata kelola kelembagaan yang semakin baik serta memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat. (Nls/Humas)

Reportase: Nilasari
Redaktur: Nur Hayati
Foto: Kamal