Surabaya — Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) mengawali rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 melalui agenda Welcoming Day, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik dan kemahasiswaan sekaligus membangun kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar FDK UINSA.
Pada tahun 2026, FDK UINSA menerima 727 mahasiswa baru yang tersebar di lima program studi. Mereka terdiri atas 223 mahasiswa Ilmu Komunikasi, 168 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), 156 mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 116 mahasiswa Manajemen Dakwah (MD), serta 64 mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).
Rangkaian Welcoming Day dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan pengondisian dan briefing panitia. Selanjutnya, mahasiswa baru mengikuti pra-acara dan penampilan Red Band pada pukul 07.30–08.00 WIB. Setelah pengondisian mahasiswa baru, acara resmi dibuka pada pukul 08.20 WIB dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana, Ketua DEMA, Ketua SEMA, serta Plt. Dekan FDK UINSA.


Ketua Pelaksana PBAK FDK 2026, Hizbi Aly Almurshify, menegaskan bahwa salah satu hal yang membedakan penyelenggaraan PBAK tahun ini adalah upaya panitia menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi mahasiswa baru.
“Kalau ditanya apa yang membedakan PBAK FDK tahun ini dengan tahun lalu, menurut saya yang paling terasa adalah bagaimana kami mencoba menghadirkan pengalaman yang berbeda untuk mahasiswa baru.”
Menurut Hizbi, panitia tidak ingin sekadar mengulang pola PBAK tahun sebelumnya. Evaluasi terhadap pelaksanaan sebelumnya menjadi dasar untuk mengembangkan konsep yang dinilai lebih relevan dengan mahasiswa baru tahun ini.
“Beberapa hal yang memang kami buat berbeda, mulai dari konsep adanya Parade HMP, Stand Prodi, Materi Linkedin sampai Koreo Kain (Tifo), dan masih banyak lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan PBAK tidak hanya ditentukan oleh kelancaran acara, tetapi juga oleh pengalaman dan nilai yang diperoleh mahasiswa baru setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Bagi kami, keberhasilan PBAK bukan hanya dilihat dari acaranya berjalan lancar, tetapi juga dari kesan dan nilai yang dibawa pulang oleh mahasiswa baru setelah rangkaian PBAK selesai.”
Setelah sesi sambutan, mahasiswa baru mengikuti ice breaking selama 30 menit yang dipandu oleh MC, dilanjutkan dengan sosialisasi Ekraf. Pada pukul 09.50 WIB, kegiatan berlanjut dengan briefing koreografi yang melibatkan Tim Kreatif, Korlap, Timekeeper, dan Divisi Komdis.
Semangat untuk aktif dan mengambil bagian dalam kehidupan kemahasiswaan juga menjadi pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa FDK. Dalam sambutannya, ia mengutip sebuah mahfuzhat Arab yang berbunyi:
“Taharrak fa-inna fil harakati barakah” (تحرك فإن في الحركة بركة)
Ungkapan tersebut bermakna “Bergeraklah, karena sesungguhnya di dalam pergerakan itu terdapat keberkahan.” Pesan ini menjadi ajakan bagi mahasiswa baru untuk tidak pasif dalam menjalani kehidupan kampus, tetapi berani bergerak, berproses, dan mengambil kesempatan untuk berkembang selama menjadi mahasiswa FDK.
Sementara itu, Ketua Umum Senat Mahasiswa FDK menyampaikan pesan mengenai pentingnya ilmu sebagai bekal dalam menjalani kehidupan. Ia mengutip sebuah bait Arab yang menurutnya relevan untuk menjadi bekal mahasiswa dalam memulai perjalanan akademik:
أَخُو الْعِلْمِ حَيٌّ خَالِدٌ بَعْدَ مَوْتِهِ
وَأَوْصَالُهُ تَحْتَ التُّرَابِ رَمِيمُ
وَذُو الْجَهْلِ مَيْتٌ وَهُوَ يَمْشِي عَلَى الثَّرَى
يُظَنُّ مِنَ الْأَحْيَاءِ وَهُوَ عَدِيمُ
Yang artinya:
Yang berilmu akan tetap hidup dan dikenang setelah kematiannya, meskipun jasadnya telah berada di bawah tanah. Sementara itu, orang yang tidak berilmu pada hakikatnya telah mati meskipun ia masih berjalan di atas bumi; ia mungkin dianggap sebagai orang yang hidup, padahal sejatinya tidak memiliki kehidupan yang berarti.
Pesan tersebut menempatkan ilmu sebagai salah satu bekal utama mahasiswa dalam menjalani perjalanan akademik sekaligus membangun kehidupan yang bermakna.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Dekan FDK UINSA, Dr. Moch. Choirul Arif, S.Ag., M.Fil.I., mengingatkan mahasiswa baru mengenai pentingnya meluruskan niat dalam mencari ilmu. Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa dapat aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, selama aktivitas tersebut tetap diimbangi dengan tanggung jawab untuk mengikuti perkuliahan dengan baik.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman, kemampuan organisasi, dan jejaring sosial secara seimbang.
Usai rangkaian pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan konten yang dipandu oleh Divisi PDD pada pukul 10.20–10.50 WIB. Setelah kembali dilakukan pengondisian mahasiswa baru, peserta kemudian mengikuti sesi diskusi kelompok yang mencakup persiapan yel-yel, tugas kelompok, makan, atribut, dan merchandise mahasiswa baru.

Kegiatan semakin meriah ketika mahasiswa baru mengikuti adu yel-yel antar kelompok pada pukul 12.00–12.30 WIB. Agenda tersebut menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa baru untuk menunjukkan kreativitas sekaligus membangun kekompakan dalam kelompok. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan pengondisian mahasiswa baru.
Namun, rangkaian hari pertama belum sepenuhnya berakhir. Mulai pukul 12.50 hingga 13.35 WIB, mahasiswa baru mengikuti latihan yel-yel fakultas yang dipandu oleh Tim Kreatif dan Divisi Komdis sebelum mengakhiri kegiatan hari pertama.
Secara keseluruhan, Welcoming Day dirancang tidak hanya sebagai agenda seremonial untuk menyambut mahasiswa baru. Berbagai aktivitas yang disusun sepanjang hari—mulai dari ice breaking, sosialisasi, latihan konten, diskusi kelompok, koreografi, hingga adu yel-yel—menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kehidupan akademik dan kemahasiswaan sekaligus membangun rasa kebersamaan di antara mahasiswa baru FDK UINSA.
Dengan semangat bergerak, belajar, dan berproses, Welcoming Day menjadi langkah awal bagi 727 mahasiswa baru FDK UINSA untuk memulai perjalanan akademik dan kemahasiswaan mereka di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.