Penulis: Ahmad Fauzi, Khoirun Niam, Muhammad Andik Izzuddin, & M. Yusuf
Penyunting: M. Yusuf
Desain Sampul: Ucup
Layouter: Ucup
Cetakan I, Mei 2026 vi + 336 hal; 15.5 x 23 cm
ISBN: 978-602-332-238-1
Sinopsisi:
Menara Kembar Tersambung: Sebuah Paradigma Keilmuan Pendidikan Tinggi menghadirkan gagasan tentang pentingnya membangun keterhubungan antardisiplin ilmu dalam dunia pendidikan tinggi. Selama ini, ilmu pengetahuan sering berkembang dalam ruang-ruang yang terpisah sehingga melahirkan sekat antara ilmu agama, ilmu sosial, humaniora, sains, dan teknologi. Padahal, tantangan zaman modern menuntut pendekatan keilmuan yang lebih integratif, kolaboratif, dan mampu menjawab persoalan kemanusiaan secara menyeluruh.
Melalui konsep “menara kembar tersambung”, buku ini menawarkan paradigma baru bahwa setiap cabang ilmu pada hakikatnya memiliki relasi yang saling melengkapi. Ilmu tidak lagi dipandang sebagai entitas yang berdiri sendiri, melainkan sebagai jaringan pengetahuan yang harus saling berdialog untuk menghasilkan solusi yang lebih utuh dan berkeadaban. Pendidikan tinggi karenanya memiliki peran strategis dalam membangun tradisi akademik yang terbuka, inklusif, dan transformatif.
Buku ini mengulas landasan filosofis integrasi keilmuan, tantangan pendidikan tinggi di era globalisasi dan digitalisasi, hingga implementasi paradigma keilmuan dalam kurikulum, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan bahasa yang reflektif namun tetap akademis, buku ini diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, mahasiswa, pengelola perguruan tinggi, serta siapa saja yang memiliki perhatian terhadap masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.
Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca untuk melihat pendidikan tinggi bukan sekadar tempat transfer ilmu, tetapi sebagai ruang pembentukan peradaban yang menjunjung nilai kemanusiaan, etika, dan keberlanjutan kehidupan bersama.