Surabaya — Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Ampel Surabaya melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN 3 Banyuwangi dalam bentuk seminar pengembangan diri bagi remaja. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan generasi muda.
Seminar yang mengusung tema “Kenali Diri, Kelola Emosi untuk Terbentuk Sebuah Pertemanan yang Baik” menghadirkan Unun Achmad Alimin, M.A. sebagai pemateri utama. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa MAN 3 Banyuwangi yang tampak aktif menyimak materi serta terlibat dalam sesi diskusi interaktif.
Dalam pemaparannya, Unun Achmad Alimin menekankan pentingnya pemahaman diri (self-awareness) sebagai fondasi utama dalam kehidupan remaja. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dinamika, baik dari sisi emosi, relasi sosial, maupun pencarian identitas diri. Oleh karena itu, kemampuan mengenali potensi, memahami perasaan, dan mengelola emosi menjadi keterampilan penting agar remaja mampu membangun hubungan sosial yang sehat.
“Pertemanan yang baik tidak hanya dibangun dari kesamaan minat, tetapi juga dari kemampuan memahami diri sendiri dan menghargai orang lain. Ketika seseorang mampu mengelola emosinya dengan baik, maka komunikasi dan relasi sosial juga akan menjadi lebih positif,” jelas Unun dalam sesi seminar.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui diskusi reflektif yang memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi pengalaman sosial mereka sebagai remaja. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu peserta memahami tantangan pertemanan, konflik emosional, hingga pentingnya empati dalam membangun lingkungan sosial yang suportif.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen MBKM Prodi BKI UIN Sunan Ampel Surabaya dalam menghadirkan kontribusi akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendampingi perkembangan psikososial remaja. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan tercipta generasi muda yang lebih matang secara emosional, mampu menjalin relasi sosial yang sehat, serta memiliki karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.