
UINSA Newsroom, Jumat (02/10/2026); Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar Rapat Evaluasi Kinerja dan Percepatan Capaian Badan Layanan Umum (BLU) Tahun 2026 pada Kamis (01/10/2026). Kegiatan evaluasi strategis ini dihadiri langsung Plt. Rektor, Ketua dan Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BLU, Para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro, serta Ketua dan Sekretaris Satuan Pengawasan Internal (SPI) di lingkungan UINSA Surabaya.
Pertemuan ini berfokus pada langkah akselerasi serapan anggaran, efisiensi perencanaan belanja, peningkatan performa pemeringkatan universitas di kancah internasional, hingga penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP).

Ketua Dewan Pengawas BLU UINSA, Dr. Muhammad Zain, M.Ag., yang juga Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Setjen Kemenag RI ini menegaskan pentingnya komitmen seluruh unit kerja untuk mengejar target serapan anggaran. Terutama bagi unit-unit yang progres capaiannya masih tergolong rendah.
“Kami memberikan apresiasi kepada unit kerja yang telah meraih capaian tinggi. Namun, seluruh unit harus terus memacu kinerja hingga serapan anggaran mendekati 100% sebelum penutupan tahun anggaran,” ujar Dr. Zain.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Dewas UINSA, Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq M.A., mengimbau pimpinan di tingkat Wakil Rektor untuk merumuskan jadwal kegiatan yang lebih tertata dan terdistribusi merata. Menurutnya, perbaikan perencanaan ini sangat penting guna mencegah terjadinya penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran.
Selain sektor pengelolaan anggaran dan akuntabilitas, Prof. Rofiq juga menyoroti aspek reputasi akademik UINSA. Prof. Rofiq mendorong agar seluruh elemen civitas akademika terus berbenah untuk meningkatkan peringkat universitas pada pemeringkatan dunia versi Times Higher Education World University Rankings (THE WUR).

Di samping itu, mendapati wacana strategis nasional terkait rencana peng-gratisan PTN di bawah naungan Kemendikbudristek, Prof. Rofiq berharap pihak universitas dapat menggali informasi serta koordinasi lebih lanjut bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI, guna mengantisipasi kemungkinan penerapan kebijakan serupa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Sementara itu, dari sudut pandang pengawasan keuangan, Dr. Wawan Juswanto, S.E., M.A., Kepala Pusat Manajemen Transformasi dan Perubahan BTIIK Kementerian Keuangan menyoroti perlunya evaluasi mendalam pada sektor pembelanjaan dan perencanaan. Mengingat, persentase serapan di sektor tersebut masih tergolong rendah. Selain itu, forum rapat juga membahas penetapan seleksi Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan dipercaya untuk mengaudit laporan keuangan universitas.

Menanggapi arahan dan masukan dari Dewan Pengawas, Plt. Rektor UINSA, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., menyampaikan komitmen penuh pimpinan universitas untuk segera melakukan konsolidasi internal. UINSA bertekad mempercepat realisasi anggaran sisa semester ini secara akuntabel, membenahi sistem perencanaan periodik, serta memastikan proses audit eksternal berjalan secara independen dan profesional.
Dengan terselenggaranya Rapat Evaluasi Kinerja dan Percepatan Capaian BLU 2026 ini, UINSA Surabaya makin optimis dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing global. (Nur/Humas)

Reportase: Mualam
Redaktur: Nur Hayati
Foto: Kamal