
UIN Sunan Ampel Surabaya, Surabaya — Hari pertama PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) UINSA (UIN Sunan Ampel Surabaya) 2026 yang berpusat dalam Gedung KH. Syaifuddin Zuhri Sport Center and Multipurpose Kampus A. Yani, Selasa (11/8/26) berlangsung meriah diiringi berbagai grup perkusi antar fakultas serta antusiasme mahasiswa baru dan semua pihak yang terlibat.
Mengusung tema “Spirit Kebangsaan Ulul Albab: Intelektual Progresif, Spiritual Adaptif, Berakhlak Mulia,” Askara 2026, sebutan lain untuk PBAK ini mengundang rasa penasaran dari khalayak kampus, termasuk Dakwah TV (Televisi komunitas dan laboratorium media di bawah naungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi).
Berdasarkan tayangan Campus Report di kanal YouTube Dakwah TV, 11/8/26, Ketua Tim Bidang Kemahasiswaan UINSA, Mochamad Farid Syihabuddin, S.Ag., menjabarkan alasan dibalik pengambilan tema tersebut dalam wawancaranya dengan Dakwah TV. Ia menjelaskan bahwa tema tersebut diajukan oleh DEMA kemudian diperhalus oleh Pak Warek. Menurutnya, “Spirit Kebangsaan” mencerminkan komitmen cinta NKRI, sementara “Ulul Albab” menjadi ciri khas UINSA yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal melalui dzikir, berpikir, dan beramal.
“Nah kalau artinya, kenapa kok Spirit Kebangsaan Ulul Albab? Karena Spirit Kebangsaan tetap menjadi tema awal kita, selalu cinta NKRI. Terus kalau Ulul Albab ini adalah salah satu ciri UINSA, yaitu orang yang berdzikir, berfikir, dan beramal, sesuai dengan integrasi antara iman, ilmu, dan amal.” Terang Farid.
Kabarnya, FTIK (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan) mencapai rekor mahasiswa baru terbanyak. Berdasarkan data dari mediasolidaritas.com, 11/8/26, situs resmi LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Solidaritas, tercatat sebanyak 1.016 mahasiswa baru FTIK mengikuti PBAK 2026. Menanggapi hal ini, Dosen FTIK UINSA, Arifin Septiyanto, mengatakan isu mengenai menurunnya minat terhadap bidang pendidikan perlu dilihat secara menyeluruh. Namun, ia menegaskan bahwa profesi guru tetap relevan di tengah gempuran teknologi, termasuk maraknya penggunaan AI (Artificial Intelligence), seperti dilansir dari mediasolidaritas.com, 11/8/26.

Rangkaian PBAK hari pertama ini dimulai dengan pengondisian peserta oleh panitia masing-masing fakultas, kemudian peserta di arak menuju Gedung KH. Syaifuddin Zuhri Sport Center and Multipurpose diiringi nyanyian yel-yel dan alunan perkusi yang membakar semangat. Bukan tak mungkin jika rasa kompetitif datang di antara para peserta ketika melihat arakan peserta fakultas lain, hal ini membuat semangat mereka untuk menggetarkan Gedung Sport Center semakin tersulut.
Setelah memasuki gedung, peserta disajikan dengan sambutan Plt. Rektor UINSA, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., yang dilaksanakan secara online melalui zoom. Selain itu, hari Selasa tersebut menjadi kesempatan emas bagi UKM-UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di UINSA untuk menarik anggota baru, masing-masing dari mereka menampilkan diri dan menyorot prestasi yang telah diraih selama menjadi anggota UKM tersebut. Tercatat ada beberapa UKM yang diperkenalkan, yaitu PSM UINSA (Paduan Suara), UKM UPTQ (UKM-nya generasi Qur’ani), UKM UDC (Debat), UKM IQMA (Tilawah, sholawat, MC, dakwah, kaligrafi), dan UKM Pencak Silat.
Dengan terselenggaranya PBAK ini, diharapkan mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan kampus, memahami nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi ciri khas UINSA, serta siap mengikuti perkuliahan dengan semangat dan integritas tinggi.
Building Character Qualities : for the Smart, Pious, and Honorable Nation